Sistem Gerak Pada Manusia dan Hewan (Otot)

loading...
PintarBiologi.com - Sistem gerak pada manusia dan hewan secara umum terdiri dari 2 bagian, yaitu sistem otot dan sistem rangka. Untuk mempelajarinya lebih lanjut, pada pokok bahasan kali ini kita akan membahas tentang sistem otot. Untuk sistem rangka, akan kita bahas pada kesempatan lainnya.

Di dalam tubuh terdapat tiga jenis otot yang menurut fungsi dan strukturnya berbeda, yaitu otot jantung, otot polos dan otot rangka.

Perbedaan otot polos, lurik dan jantung:

Hal yang Dibedakan 
Otot Polos 
Otot Lurik 
Otot Jantung 
Bentuk 
Gelendong/kumparan 
Serabut 
Serabut Bercabang 
Warna 
Polos 
Lurik 
Lurik 
Cara krja 
Tak sadar/involunter 
Sadar/volunter 
Tak Sadar/Involunter 
Inti 
Satu 
Banyak dipinggir 
Satu ditengah 
Reaksi terhadap Rangsang 
Lambat 
Cepat 
Cepat 
Letak 
Bagian viseral 
Pada rangka 
Pada Jantung 


Otot rangka pada tubuh kita memiliki 4 fungsi utama, yaitu:
  • Menggerakan rangka, kontraksi dan relaksasi otot yang menempel pada rangka dapat menggerakan rangka.
  • Mempertahankan postur dan posisi tubuh, misalnya mempertahankan postur dan posisi kepala saat Anda membaca buku, berjalan dengan posisi tegak dan sebagainya
  • Menyokong jaringan lunak, misalnya dinding abdominal dan rongga pelvic yang berfungsi menopang organ viseral, tersusun atas otot rangka.
  • Mengatur pelaluan zat untuk masuk dan keluar, misalnya menelan, buang air besar dan kencing yang berlangsung melalui saluran pencernaan dan saluran kencing, dipengaruhi oleh otot rangka yang menyelaputinya.
  • Mempertahankan temperatur tubuh, kontraksi otot rangka memerlukan energi dan menghasilkan panas untuk mempertahankan suhu normal bagi tubuh.


Gambar 1. Struktur anatomi otot rangka

Advertisement


A. Mekanisme Kontraksi otot

Mekanisme Kontraksi otot

Jika ATP habis/menepis dapat dibentuk kembali dari penguraian glikogen.

Asam laktat dapat menimbulkan pegal-pegal

B. Menurut cara kerjanya otot dibedakan menjadi 2, yaitu:

1) Antagonis : yaitu cara kerjanya menimbulkan efek gerak berlawanan
Cara kerja otot antagonis dapat berupa gerakan :
  • Ektenso (meluruskan) X fleksor (membengkakan) 
  • Abduktor (menjauhi tubuh) X aduktor (mendekati tubuh) 
  • Depresor (arah ke bawah) X elevator (arah ke atas) 
  • Supinator (menengadah) X pronator (menelungkup)
2) Sinergis : yaitu cara kerja yang menimbulkan gerak searah (bersama-sama)

Otot-otot sinergis dan antagonis

Gambar 2. Otot-otot sinergis dan antagonis

C. Terminologi Otot

Para ahli memberi nama otot berdasarkan beberapa hal. Berikut akan diberikan beberapa dasar penamaan otot pada tubuh dan contoh-contohnya.

No. 
Dasar pemberian nama 
Contoh ototnya 
1. 
Nama origo dan insersionya 
Musculus sternohyoideus, m. coracobrachialis 
2. 
Ukuran besar-kecilnya 
m. gluteus maximus, m. Gracilis minor 
3. 
Bentuknya 
m. rhomboideus, m. Trapezius, m. Lumbricalis 
4. 
Letak atau posisi otot 
m. intercostalis 
5. 
Arah serabut otot 
m. rectus abdominis, m. Obliqus eksterna 
6. 
Strukturnya 
m. biceps brachii, m. Triceps femoris 
7. 
Kerja dari otot 
m. aductor longus, m. Depressor mandibulae 


Nama-nama otot berdasarkan kerjanya dapat Anda lihat pada tabel di bawah ini:

No. 
Nama otot 
Fungsi 
Contoh ototnya 
01. 
Ekstensor 
Gerak meluruskan 
Ekstensor cruris 
02. 
Fleksor 
Gerak membengkokkan 
Fleksor tarsi 
03. 
Adductor 
Gerak mendekat sumbu badan 
Adductor longus 
04. 
Abductor 
Gerak menjauhi sumbu badan 
Gluteus medius 
05. 
Levator 
Gerak mengangkat suatu struktur 
Temporalis dan messeter 
06. 
Depressor 
Gerak menurunkan suatu struktur 
Depressor mandibulae 
07. 
Pronator 
Gerak menelungkupkan 
Pronator teres 
08. 
Supinator 
Gerak menengadahkan 
Supinator 
09. 
Rotator 
Gerak memutar 
Pectoralis mayor 
10. 
Konstriktor 
Gerak menutup 
Orbicularis oculi 
11. 
Adilator 
Gerak membuka 
Orbicularis oris 



Nama-nama otot penyusun tubuh, tampak dari depan

Gambar 3. Nama-nama otot penyusun tubuh, tampak dari depan.