Belajar Biologi | Belajar Sains

Daftar Istilah Penting Tentang Bagian Sel dan Transport Membran

Advertisement

Advertisement


loading...

Dalam pokok bahasan Sel Penyusun Makhluk Hidup, ada banyak istiah penitng yang perlu dipelajari dan difahami. Berikut ini beberapa istilah penting itu:

Protoplasma; Protoplasma adalah sejenis substansi kompleks seperti agar-agar yang tidak habis digunakan saat aktifi tas kimiawi dalam menjaga kelangsungan hidup sel.

Sel; Sel merupakan unit terkecil dalam kehidupan

Prokariotik; Prokariotik (prokaryote) berasal dari bahasa Yunani, yakni pro artinya ‘sebelum’ dan karyon artinya ‘kernel’ atau ‘nukleus’. sel prokariotik diartikan sebagai sel makhluk hidup yang tidak bernukleus

Sel Eukariotik; sel eukariotik (Yunani: eu, berarti sebenarnya) merupakan sel makhluk hidup bernukleus yang diselaputi membran.

Organel Sel

Membran Sel; Membran sel disebut juga membran plasma. Membran sel merupakan bagian sel yang terletak pada bagian terluar

Glikoprotein; Bagian khusus membran sel yang berfungsi sebagai reseptor adalah glikoprotein. Glikoprotein merupakan bagian membran sel yang tersusun atas karbohidrat dan protein.

Lipoprotein; Membran sel tersusun atas molekul yang disebut lipoprotein. Lipoprotein merupakan senyawa kimia yang terdiri atas lemak fosfolipid dan protein. Letak molekul lemak berada di tengah membran. Karena itu, membran ini dinamakan fosfolipid lapis ganda (bilayer fosfolipid).

Sitoplasma; Sitoplasma merupakan cairan yang mengelilingi inti sel dengan membran sel sebagai batas luarnya

Membran Inti; Membran inti atau karioteka merupakan lapisan pembungkus inti sel. Pada permukaannya terdapat pori-pori yang berfungsi sebagai tempat keluar-masuknya molekul dari sitoplasma ke nukleoplasma.

Nukleoplasma; Di dalam nukleus terdapat cairan yang dinamakan nukleoplasma. Cairan nukleoplasma tersusun dari air, asam inti, protein, dan enzim

Nukleolus; Nukleoplasma menyelubungi bagian penting sel yang disebut nukleolus (anak inti).

Retikulum Endoplasma; Antara organel sel satu dengan organel sel lainnya, seperti nukleus dan membran sel, dihubungkan oleh organel yang disebut retikulum endoplasma (RE).

Glikolasi; Glikolasi merupakan suatu proses modifi kasi protein seusai protein disintesis dengan
mereaksikan bersama glikosilat (gula).

Lisosom; Lisosom (lysis = pemisahan, pembelahan, soma = tubuh) adalah badan berbentuk bulat seperti kantong kecil dengan diameter 0,1 sampai 1 m.

Fagositosis; Fagositosis merupakan proses pencernaan yang dilakukan makhluk hidup dalam memakan organisme atau zat makanan yang lebih kecil dari tubuhnya

Autofagi; Autofagi adalah proses daur ulang materi organik oleh enzim hidrolitik secara individual. Di dalam tubuh manusia, proses autofagi misalnya terjadi pada sel hati.

Autolisis; Autolisis juga termasuk proses yang terjadi pada lisosom. Autolisis merupakan proses penghancuran bagian tertentu suatu makhluk hidup secara mandiri. Contohnya, perusakan sel ekor katak saat masih berudu

krista; Membran dalam mitokondria dinamakan krista.

Advertisement


Tonoplas; Vakuola merupakan organel dalam sel yang berisi cairan. Di dalam vakuola terdapat membran yang disebut tonoplas.

Kromoplas; Kromoplas, yakni plastida yang berpigmen merah, jingga atau kuning, dan biasanya terdapat pada buah tomat dan wortel.

Leukoplas; Leukoplas, merupakan plastida yang tidak memiliki pigmen. Plastida ini terletak pada jaringan yang tidak terkena cahaya. Selain itu, leukoplas terdapat pula pada sel-sel embrional empulur batang. Kemudian, plastida ini terdapat pula pada bagian tanaman yang berwarna putih di dalam tanah.

Amiloplas; Amiloplas, adalah plastida yang tak berpigmen dan mengandung banyak amilum.

Ribosom; Ribosom merupakan organel sel yang bentuknya kecil berupa butiran nukleoprotein

Berikut ini beberapa istilah penting dalam pokok bahasan Transpor zat pada Membran.

Difusi; Difusi adalah gerakan acak partikel-partikel, atom, maupun molekul gas atau cairan, dari daerah berkonsentrasi tinggi menuju daerah berkonsentrasi rendah hingga mencapai kesetimbangan. Zat-zat tersebut akan berdifusi menurun sesuai gradien konsentrasi.

Difusi Dipermudah; Difusi dipermudah disebut juga difusi terfasilitasi. Pada proses difusi yang terfasilitasi oleh protein, molekul-molekul seperti asam amino, gula, tidak dapat melalui membran plasma. Akan tetapi, molekul tersebut melewati saluran yang dibentuk oleh suatu protein membran
yang disebut protein integral.

Osmosis; Osmosis adalah perpindahan zat pelarut melalui membran selektif permeabel dari  konsentrasi zat pelarut tinggi menuju konsentrasi zat pelarut rendah. Zat pelarut ini dapat keluar masuk melewati membran secara bebas

Hipotonik; Suatu larutan yang memiliki zat pelarut berkonsentrasi tinggi akan memiliki zat terlarut berkonsentrasi rendah. Keadaan ini disebut hipotonik (hipo artinya kurang).

Hipertonik; Larutan yang memiliki zat pelarut dengan konsentrasi rendah akan mempunyai zat terlarut berkonsentrasi tinggi. Kondisi yang demikian disebut hipertonik (hiper berarti lebih)

Isotonik; Zat pelarut dan zat terlarut dapat pula berkonsentrasi sama. Keadaan demikian dinamakan isotonik (iso berarti sama).

Krenasi; Apabila konsentrasi larutan sel lebih rendah dibandingkan konsentrasi lingkungan luarnya, air dalam sel akan keluar secara osmosis. Peristiwa ini dinamakan penyusutan sel atau krenasi, yang dapat menyebabkan sel tidak hidup alias mati. Krenasi = Mengkerutnya sel saat berada di lingkungan
hipertonik.

Hemolisis; Bila konsentrasi larutan pada sel lebih tinggi dibandingkan lingkungan luarnya, air di luar sel akan masuk secara osmosis ke dalam sel. Kejadian ini akan mengkibatkan sel pecah atau terjadi
hemolisis.

Tekanan Turgor; Keadaan hemolisis juga dapat terjadi pada sel tumbuhan. Sel tumbuhan yang berada pada kondisi hipotonik, misalnya air, bisa mengalami pembengkakan. Kondisi yang dialami sel tumbuhan ini disebut kondisi turgid atau tekanan turgor

Plasmolisis; Sel tumbuhan dapat pula mengalami kondisi hipertonik. Kondisi yang demikian akan
mengakibatkan cairan protoplasma di dalam sel menyusut melewati dinding sel. Peristiwa seperti ini dinamakan plasmolisis.

Transpor Aktif; Pada saat tertentu, sel hidup mampu menyerap beberapa zat mes kipun konsentrasi zat di dalam selnya lebih tinggi dibandingkan lingkungan di sekitar sel. Artinya, sel menyerap zat berlawanan dengan gradien konsentrasi. Sehingga, proses tersebut membutuhkan energi. Proses transpornya dinamakan transpor aktif

Eksositosis; Eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel atau organel sel

Endositosis; Endositosis Masuknya zat atau molekul ke dalam sel
Hidrofilik; Hidrofilik = Suka air
Hidrofobik; Hidrofobik = Tidak suka air
Klorofil = Pigmen hijau yang terdapat pada kloroplas
Krista = Membran dalam mitokondria
Larutan hipertonik = Larutan yang memiliki konsentrasi pelarut rendah, sementara zat terlarutnya berkonsentrasi tinggi.
Mikrofilamen = Salah satu bagian penyusun sitoskeleton
Protein integral = Protein yang menembus/tenggelam di membran sel
Protein pembawa = Protein yang dilibatkan dalam proses difusi, membentuk saluran untuk jalan zat ditranspor ke dalam sel
Sitosol = Bahan dasar pembentuk sitoplasma, bahan semi cair
Visikel = Kantong kecil dalam sitoplasma, mengandung molekul yang dibutuhkan maupun tidak dibutuhkan oleh sel
Place Your Ad Code Here

Materi Menarik Lainnya:

loading...



Tag : Kamus, Sel
Back To Top