Belajar Biologi | Belajar Sains

Inilah 9 Jenis Penyakit Yang Disebabkan oleh Virus

Advertisement

Advertisement


loading...


Inilah Jenis Penyakit Yang Disebabkan oleh Virus - Virus sangat dikenal sebagai penyebab penyakit infeksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Sejauh ini tidak ada makhluk hidup yang tahan terhadap virus. Tiap virus secara khusus menyerang sel-sel tertentu dari inangnya. Virus yang menyebabkan selesma menyerang saluran pernapasan, virus campak menginfeksi kulit, virus hepatitis menginfeksi hati, dan virus rabies menyerang sel-sel saraf. Begitu juga yang terjadi pada penyakit AIDS (acquired immune deficiency syndrome), yaitu suatu penyakit yang mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh penderita penyakit tersebut disebabkan oleh virus HIV yang secara khusus menyerang sel darah putih.

Selain manusia, virus juga menyebabkan kesengsaraan bagi hewan dan tumbuhan. Tidak sedikit pula kerugian yang diderita peternak atau petani akibat ternaknya yang sakit atau hasil panennya yang berkurang.

1. Penyakit hewan yang disebabkan oleh virus


Penyakit tetelo, yakni jenis penyakit yang menyerang bangsa unggas, terutama ayam. Penyebabnya adalah new castle disease virus (NCDV). Penyakit kuku dan mulut, yakni jenis penyakit yang menyerang ternak sapi dan kerbau. Penyakit kanker pada ayam oleh rous sarcoma virus (RSV). Penyakit rabies, yakni jenis penyakit yang menyerang anjing, kucing, dan monyet, disebabkan oleh virus rabies.

2. Penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh virus


Penyakit mosaik, yakni jenis penyakit yang menyerang tanaman tembakau. Penyebabnya adalah tobacco mosaic virus (TMV) Penyakit tungro, yakni jenis penyakit yang menyerang tanaman padi. Penyebabnya adalah virus Tungro. Penyakit degenerasi pembuluh tapis pada jeruk. Penyebabnya adalah virus citrus vein phloem degeneration (CVPD).

3. Penyakit manusia yang disebabkan oleh virus


Contoh dari penyakit yang disebabkan oleh virus adalah:

1. Pilek/Influenza


Pilek bisa saja disebabkan oleh satu atau beberapa virus sekaligus. Pilek adalah radang yang terjadi pada lapisan hidung dan tenggorokan, sehingga menyebabkan produksi lendir menjadi lebih banyak. Mereka yang terkena pilek akan mengalami gejala berupa nyeri tenggorokan, bersin-bersin, hidung tersumbat yang kemudian beringus, bahkan batuk-batuk.

Pilek disebabkan oleh virus dari kelompok coronaviruses dan rhinoviruses. Kondisi ini dapat menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Contoh penularan melalui kontak langsung adalah ketika seseorang tanpa sengaja menghirup butiran-butiran bersin yang dikeluarkan penderita pilek di udara. Sedangkan contoh penularan tidak langsung adalah ketika seseorang tidak sengaja memegang benda yang telah terkontaminasi virus dari penderita pilek, lalu orang itu memegang hidung atau mulutnya.

2. Cacar Air


Penyakit cacar air, secara medis disebut varisela, umumnya diderita oleh anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun dan lebih jarang menyerang orang dewasa. Hampir semua orang dewasa yang pernah mengidap cacar air tidak akan tertular lagi.

cacar air
Cacar air


Penyakit yang disebabkan oleh virus varisela zoster ini umumnya ditandai dengan munculnya ruam pada kulit yang menjadi gejala utama cacar air. Ruam tersebut akan berubah menjadi bintil merah berisi cairan yang terasa gatal yang kemudian akan mengering, menjadi koreng, dan terkelupas dalam waktu 7-14 hari. Bagian-bagian tubuh yang biasa ditumbuhi bintil cacar air adalah wajah, belakang telinga, kulit kepala, lengan dan kaki.
Advertisement

3. HIV/AIDS


Penyakit ini disebabkan oleh HIV (Human Immuno-deficiency Virus) yang menyerang kekebalan tubuh, virus ini menular melalui kontak cairan, antara lain aktivitas hubungan seksual, pemakaian jarum suntik bekas penderita HIV, dan wanita penderita HiV yang sedang mengandung janin.

Jenis-jenis virus HIV sendiri terdiri dari ada 2 macam yaitu HIV-1 dan HIV-2, untuk mengetahui apakah seseorang telah menderta HIV AIDS ini dapat melakukan test PCR, tes antiodi HIV, tes antigen HIV. Seseorang yang sudah bersiko terkena virus ini sebaiknya segera melakukan pemeriksaan, karena penanganan sedini mungkin semakin baik karena kerusakan imun belum parah.

4. Herpes


Herpes atau kadang disebut dengan penyakit cacar merupakan penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok. Penyakit cacar atau Herpes ini ada 2 macam golongan, Herpes Simplex dan Herpes Zoster. Keduanya sama-sama disebabkan oleh virus.

Herpes Simplex


Herpes Simplex dibagi menjadi dua tipe. Tipe 1 atau dikenal dengan Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1), virus ini menyerang bagian mulut atau pinggang ke atas. HSV-1 pada kenyataannya adalah infeksi yang sangat umum. Di Amerika Serikat, 30% sampai 90% dari orang yang terkena herpes kulit lebih banyak pada orang dewasa, walaupun banyak orang tidak pernah mengalami gejala. HSV 1 seperti sariawan di mulut bibir dan ruam lepuh lainnya, bisa diobati tapi tidak bisa sembuh secara total karena sewaktu-waktu kalau tubuh lemah bisa muncul lagi.

Herpes Zoster


Herpes zoster juga dikatakan penyakit infeksi pada kulit yang merupakan lanjutan dari pada chickenpox (cacar air) karena virus yang menyerang adalah sama. Hanya terdapat perbedaan dengan cacar air, herpes zoster memiliki ciri cacar gelembung yang lebih besar dan berkelompok pada bagian tertentu di badan, bisa di bagian punggung, dahi atau dada. Proses penularan herpes zoster ini bisa melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah.

5. Polio 


Poliomielitis atau polio, adalah penyakit paralisis atau lumpuh yang disebabkan oleh virus. Agen pembawa penyakit ini, sebuah virus yang dinamakan poliovirus (PV), masuk ke tubuh melalui mulut, mengifeksi saluran usus. Virus ini dapat memasuki aliran darah dan mengalir ke sistem saraf pusat menyebabkan melemahnya otot dan kadang kelumpuhan (paralisis).

6. Rubela


Penyakit rubella atau seringkali disebut sebagai campak Jerman atau campak tiga hari, adalah infeksi virus akut yang menyebabkan gangguan kesehatan ringan pada anak-anak, namun cenderung lebih berat pada orang dewasa. Penyakit ini menular melalui partikel udara, dan masa inkubasinya memakan waktu 2 sampai 3 minggu.

Rubella berbeda dengan campak (rubeola), meskipun kedua penyakit ini cenderung memiliki karakteristik yang sama, seperti ruam merah yang khas. Rubella disebabkan oleh virus yang berbeda dari campak, dan tidak separah campak. 

7. Demam Ebola


Penyakit virus ebola (EVD) atau demam berdarah Ebola (EHF) adalah penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus Ebola. Masa inkubasi biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus, dengan adanya demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala. Gejala ini biasanya diikuti dengan mual, muntah, dan diare, serta menurunnya fungsi liver dan ginjal. Pada kondisi tersebut, orang yang terpapar virus Ebola mulai mengalami masalah pendarahan.

8. Flu Burung


Penyakit flu burung atau influenza pada unggas (Avian Influenza/AI) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dan ditularkan oleh unggas.

Penyebab flu burung adalah virus influenza tipe A, termasuk kedalam family Orthomyxoviridae yang dapat berubah-ubah bentuk. Virus influenza tipe A terdiri dari Hemaglutinin (H) dan Neuramidase (N), kedua huruf ini digunakan sebagai identifikasi kode sub tipe flu burung yang banyak jenisnya.

9. Rabies


Rabies disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan hewan yang sudah terkena rabies, antara lain: anjing, kucing, dan kera. Virus kemudian menyerang sistem saraf yang menyebabkan penderita mengalami gangguan saraf. Vaksin rabies ditemukan oleh Louis Pasteur.

(Berbagai sumber)
Place Your Ad Code Here

Materi Menarik Lainnya:

loading...



Tag : Virus
Back To Top