Makalah Pemuliaan Tanaman dan Hewan Ternak

loading...
Makalah Pemuliaan Tanaman dan Hewan Ternak - Apakah kamu tahu bahwasanya dewasa ini makin banyak macam-macam tanaman dan hewan apa itu pemuliaan tanaman dan hewan? Berbagai macam tanaman dan hewan yang memiliki bibit unggul terdapat di bumi kita ini. Apa kalian tahu bagaimana cara kita mendapatkan berbagai jenis tanaman yang berkualitas tersebut?

Untuk mengetahuinya mari kita pelajari lebih lanjut dalam makalah ini. Untuk mendapatkan berbagai tanaman dan hewan yang memiliki kualitas yang unggul kita dapat melakukan pemuliaan.

Apa itu pemuliaan? Pemuliaan tanaman, hewan atau ternak merupakan suatu usaha yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan bibit tanaman atau hewan ternak yang lebih unggul sehingga dapat kita nikmati hasilnya. Contohnya terdapat berbagai jenis buah-buahan yang unggul dan dijual di supermarket, antara lain ; semangka tanpa biji, jeruk mandarin, durian montong, jambu Bangkok, jagung manis, tomat tanpa biji, dll.

Dari jenis ternak yang dapat kita temui, misalnya; kita mengenal lele dumbo, ayam potong yang pertumbuhannya sangat cepat, ayam petelur yang sangat produktif, sapi potong super, dll. Tahukah kamu, bahwasannya pemuliaan ini sudah dimulai sejak nenek moyang kita dahulu. untuk mendapatkan yang terbaik mereka melakukannya penuh dengan perjuangan, sehingga hasilnya dapat kita nikmati sekarang ini dan sebagai generasi penerusnya kita mempunyai kesempatan untuk mengembangkannya lagi.

Ada beberapa Organisme yang dikategorikan bibit unggul yang perlu kita ketahui, antara lain :
1. Masa pertumbuhan pendek (cepat menghasilkan)
2. Tahan hama dan penyakit
3. Produksi tinggi dan rasanya enak
4. Adaptif terhadap kondisi lingkungan
5. Masa produksi lama

A. Pemuliaan Tanaman

Berapa banyakkah jumlah penduduk yang ada saat ini? Apakah seimbang dengan jumlah ketersediaan sumber daya alam yang ada? Apa kamu tahu bahwasannya jumlah penduduk saat ini makin bertambah, tetapi seiring dengan pertambahan jumlah penduduk saat ini tidak seimbang dengan jumlah sumber makanan yang ada. Apa kamu tahu apa penyebab dari ketidakseimbangan ini?

Pada kenyataan menunjukkan bahwa pertambahan jumlah penduduk tidak sebanding dengan pertambahan produksi makanan. Apa penyebab ketidakseimbangan tersebut? Sebab ketidakseimbangan sumber makanan yang ada ini, karena kemampuan sumber daya alam sebagai penghasil pangan terbatas. Untuk itu, kita perlu mengupayakan pengembangan sumber daya alam yang pada akhirnya dapat kita nikmati hasilnya.

Untuk mendapatkan pengembangan dari produksi pangan yang unggul ini diperlukan kualitas dari hasil yang unggul pula, sehingga untuk mendapatkan hasil yang unggul diperlukan suatu usaha yaitu pemuliaan tanaman.

Tahukan kamu apa itu pemuliaan tanaman? Pemuliaan tanaman merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memperoleh bibit yang secara genetic baik dan dengan cara menyeleksi, sehingga kita akan memperoleh tanaman yang memiliki kualitas yang unggul.

Advertisement


Pemuliaan tanaman ini merupakan suatu upaya yang sudah dimulai sejak nenek moyang kita dahulu, walaupun cara yang dilakuakan dahulu masih sangat sederhana, tetapi dengan semangat yang gigih untuk mendapatkan tanaman yang memiliki bibit yang unggul mereka tidak menyerah juga, walaupun untuk mendapatkannya mempunyai banyak rintangan dan muncul kegagalan-kegagalan.

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memperoleh bibit yang unggul yaitu dengan cara hibridasi (perkawinan silang), mutasi genetic dengan cara radiasi, dan rekayasa genetic.

1. Hibridasi (perkawinan silang)
Apa kamu pernah mendengar istilah hibridasi? Apa yang dimaksud denga hibridasi ini? Apakah memerlukan ketentuan untuk mendapatkan hasil yang bagus? Hibridasi ini merupakan suatu proses perkawinan silang antara dua individu tumbuhan yang memiliki jenis yang sama, tetapi berbeda varietasnya. Apakah dalam upaya hibridasi memerlukan bibit-bibit pilihan? Proses ini dikembangkan secara ilmiah oleh seorang ahli genetika yang juga seorang biarawan Gregor John Mendel. Di dalam proses hibridasi, perlu diperhatikan hal-hal, sebagai berikut :

a. Sifat anak dari hasil hibridasi merupakan sifat gabungan dari kedua induknya.
b. Untuk mengetahui sifat unggul dari suatu tanaman budi daya, sebaiknya kita mengetahui susunan gen (genotipe) tanaman yang akan kita hibridasi. Dengan demikian sifat keturunannya dapat dengan mudah kita prekdisikan. Ada gen yang lebih unggul dari gen lainnya dalam satu lokus, sehingga akan menutup penampakan dari gen lain sebagai pasangannya. Gen yang demikian disebut gen yang dominan, sedangkan yang tertutup penampakkannya disebut gen resesif.

hibrida - campuran wortel dan kabut ungu - dan berbagai manis wortel (seperti wortel bayi).


2. Radiasi untuk Memperoleh Bibit Unggul
Apakah cara ini efektif untuk kita gunakan? Bagaimana cara mendapatkan bibit yang baru? Apa cara ini baik digunakan? Cara ini merupakan cara yang lebih modern yang dapat kita lakukan untuk memperoleh bibit tanaman yang unggul. Cara ini dapat kita lakukan dengan memberikan Efek radiasi pada tanaman, sehingga dapat menimbulkan perubahan struktur dan komposisi baik pada tingkat kromosom maupun DNA-nya.

Jadi pada prinsipnya, radiasi yaitu memberikan sinar radioaktif terhadap bibit tanaman tertentu, sehingga gen atau kromosom pada tanaman tersebut dapat bermutasi. Sehingga akan diperoleh mutan-mutan baru dan dengan cara seleksi akhirnya akan diperoleh mutan yang diinginkan.

Dengan cara radiasi di Indonesia telah menghasilkan tanaman unggul yang dapat kita kenal seperti papaya dan semangka berbuah besar, tak berbiji, dan rasanya manis; kedelai muria yang mempunyai sifat berbentuk tanaman pendek, tahan rebah, produksi lebih tinggi, umur lebih pendek, dan tahan terhadap penyakit karat daun; jenis padi seperti otomita II dan otomita II yang mempunyai sifat unggul berupa tahan terhadap hama wereng coklat hijau, umur pendek, produksi lebih tinggi, dan rasa lebih enak.



3. Rekayasa Genetik
Apa itu rakayasa genetik? Apakah cara ini merupakan cara yang lebih efektif untuk kita lakukan? Cara ini merupakan teknik mutakhir untuk mendapatkan bibit tanaman yang unggul. Teknik ini dilakukan dengan cara mengotak-atik materi genetik tanaman yang akan dibudidayakan. Cara ini dapat kita lakukan dengan menambah gen tertentu sehinga diperoleh bibit yang jauh lebih unggul. Dengan demikian kita memperoleh perpaduan gen yang dapat berupa lintas spesies, yang dikenal sebagai tanaman transgenik yang biasa mempunyai sifat unggul. Apa tanaman transgenik itu?

Sebagai contoh kita mengenal adanya beberapa tanaman transgenik, seperti kapas bolgard (kapas Bt) yang tahan terhadap larva serangga lepidoptera (ulat), gandum, dengan kandungan gizi yang tinggi, kedelai dan jagung yang mengandung vaksin diarel hepatitis, tomat yang tahan lama dan tidak mudah membusuk, dan masih banyak lagi.

B. Pemuliaan Hewan Ternak

Sekarang ini kita menemui berbagai macam jenis hewan yang memiliki bibit yang unggul. Tahukah kalian bagaimana kita bisa mendapatkan ternak yang berkualitas yang unggul? Cara yang dipakai oleh sebagian besar manusia untuk mendapatkan hasil yang unggul adalah dengan usaha pemuliaan hewan. Apa itu yang dimaksud dengan pemuliaan hewan?

Sama seperti pada pemuliaan tanaman. Pemuliaan hewan merupakan suatu kegiatan dalam peternakan atau pemeliharaan hewan yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas individu maupun populasi hewan yang bersangkutan untuk karakteristik yang diinginkan manusia.

Karena kebanyakan hewan yang dimuliakan adalah ternak. Proses perkawinan hewan ini dapat kita lakukan dengan cara yang tradisional. Apa saja yang dapat kita lakukan dengan cara tradisional ini? Cara tradisional merupakan suatu cara hibridasi atau penyilangan, radiasi dan rekayasa genetik.

Walaupun demikian namun teknik dan prosedur ini sangat berbeda berbeda, karena teknik dari keduanya berbeda pula. Dalam pemuliaan hewan, diperlukan dasar-dasar pengetahuan yang baik mengenai pemeliharaan, biologi reproduksi, genetika, biostatistika, dan, dalam perkembangan terkini, biologi molekuler serta bioinformatika. Metode klasik yang digunakan adalah persilangan dan seleksi populasi yang dikenal sebagai penangkaran selektif.

1. Hibridasi kawin silang
Apa kalian tahu ada berberapa macam kawin silang? Apakah perkawinan yang diberikan tanda silang? Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja macam-macam itu, mari kita bahas lebih lanjut. Proses perkawinan silang pada hewan dapat dilakukan dengan cara tradisional, yaitu dengan menyatukan hewan jantan dan betina pada suatu habitat/kandang tertentu dan inseminasi buatan, yaitu dengan cara kawin suntik atau fertilisasi in vitro.

Melalui teknik kawin silang telah dihasilkan berbagai hewan unggul, seperti sapi brangus, domba Merino, sapi Gertrudi, ayam boiler, ayam petelur, dll

Macam-macam kawin silang, antara lain:
Ada berapa macam perkawinan silang itu? Ada berbagai macam kawin suntik yang dapat kita ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut;

a. Perkawinan silang dengan cara tradisional
Apa perkawinan silang dengan cara tradisional itu? Apakah kawin silang dengan memberikan jamu-jamu tradisional? Kalau begitu mari kita bahas lebih lanjut.

Cara yang dapat kita lakukan, antara lain dengan menyatukan hewan jantan yang diketahui mempunyai sifat unggul dengan betina tertentu yang juga mempunyai keunggulan tertentu, sehingga diharapkan akan didapat keturunan yang lebih baik. Melalui teknik ini dan dibarengi dengan proses seleksi maka akan diperoleh ternak yang unggul. Karena hasil tergantung dari bibit yang diperoleh.


b. Perkawinan silang dengan teknik kawin suntik.
Apakah kawin suntik itu? Siapa yang biasanya meggunakan tehnik ini? Bagaimana cara melakukan kawin suntik?

Kawin suntik merupakan suatu teknologi yang kini banyak dilakukan setelah diperoleh teknik pengawetan sperma dengan cara pendinginan dalam tabung pendingin dengan menggunakan nitrogen cair. Dengan cara pendingin seperti ini, sperma dapat diawetkan dan dapat tetap hidup walaupun disimpan lama dan di bawa ke segala penjuru dunia. Teknik pendinginan sperma sendiri menjadi peluang bisnis bagi negara-negara maju yang mempunyai banyak hewan ternak unggul, seperti Amerika dan Australia. Contoh : Kawin suntik pada sapi.



c. Perkawinan Silang dengan Teknik in Vitro
Siapa yang biasanya menggunakan tehnik ini? Mengapa tehnik ini digunakan? Siapa saja yang dapat menggunakan tehnik ini? Apakah manusia juga bisa menggunakan tehnik ini? Perkawinan dengan teknik in vitro sangat umum dilakukan terhadap hewan yang melakukan pembuahan di luar, seperti ikan. In vitro arti secara harfiah adalah di dalam tabung.

Oleh karena itu ada istilah bayi tabung, yang berarti teknik pembuahan di dalam tabung, tetapi bukan berarti membuat bayi di dalam tabung. Teknik ini dilakukan jika tidak memungkinkan terjadinya perkawinan silang secara alami atau kawin suntik, yang dikarenakan sebab-sebab tertentu. Pada manusia teknik ini sering disebut sebagai bayi tabung yang dilakukan oleh pasangan yang menginginkan memiliki keturunan tetapi tidak memungkinkan terjadi pembuahan secara alami, karena adanya kelainan tertentu. Contoh : Pembuahan pada ikan

2. Teknik Radiasi
Apakah tehnik Radiasi itu? Apa keunggulan dari tehnik ini? Apakah tehnik ini baik kita gunakan? Tehnik ini dapat kita lakukan yaitu dengan cara radiasi sinar radioaktif dan sinar x, maka terjadi mutasi pada makhluk hidup tak terkecuali hewan. Karena mutasi yang terjadi tidak selalu menguntungkan dan dapat menimbulkan makhluk yang tidak diinginkan, maka teknik radiasi untuk mendapatkan bibit unggul pada hewan relatif jarang dilakukan apalagi pada manusia. Teknik radiasi ini dilakukan untuk mendapatkan jantan mandul pada serangga. Cara mendapatkan jantan mandul pada seranggga adalah dengan jalan meradiasi sejumlah besar pupa serangga dengan menggunakan sinar Y. Sehingga akan diperoleh serangga jantan yang mandul.

3. Rekayasa Genetik untuk Menghasilkan Bibit Unggul pada Hewan
Apa itu rekayasa genetik pada pemuliaan hewan? Apakah tehnik ini merupakan tehnik yang unggul untuk mendapatkan yang terbaik? Teknik rekayasa genetik sangat populer dengan dihasilkannya hewan transgenik yang telah memberi harapan baru, tetapi sekaligus menimbulkan kecemasan terhadap kemungkinan timbulnya dampak negatif yang tidak diinginkan. Prinsip dasar rekayasa genetik adalah mengubah susunan genetik suatu individu sehingga individu yang akan dihasilkan sesuai yang diharapkan.