Belajar Biologi | Belajar Sains

18 Jenis Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia (Pria/Wanita)

Advertisement

Advertisement


loading...

Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia (Pria/Wanita) - Penyakit pada sistem reproduksi  manusia dapat disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Penyakit yang  menyerang sistem reproduksi  manusia dinamakan  juga penyakit kelamin. Pada  umumnya, penyakit kelamin  ditularkan melalui  hubungan seksual. Penyakit tersebut dapat  menyerang pria maupun wanita.

1. Sifilis
Sifilis  adalah  penyakit  kelamin  yang  disebabkan  oleh  bakteri.  Tanda-tanda  sifilis,  antara  lain terjadinya  luka  pada  alat  kelamin,  rektum,  lidah,  dan  bibir;  pembengkakan  getah  bening  pada bagian  paha;  bercak-bercak  di  seluruh  tubuh;  tulang  dan  sendi  terasa  nyeri  ruam  pada  tubuh, khususnya tangan dan telapak kaki.

Gambar: Tubuh penderita sifilis (Wikipedia)

Tanda-tanda  penyakit  ini  dapat  hilang,  namun  bakteri  penyebab  penyakit  tetap  masih  di  dalam tubuh, setelah beberapa tahun dapat  menyerang otak sehingga bisa  mengakibatkan kebutaan dan gila.  Penyakit  ini  dapat  disembuhkan  jika  dilakukan  pengobatan  dengan  penggunaan  antibiotik secara cepat.

2. Gonore (kencing nanah)
Gonore (kencing nanah) disebabkan oleh bakteri. Gejala dari gonore, antara lain keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin; rasa panas dan sering kencing. Bakteri penyebab penyakit ini dapat  menyebar  ke  seluruh  tubuh  sehingga  menyebabkan  rasa  nyeri  pada  persendian  dan  dapat mengakibatkan kemandulan. Penyakit  ini dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan dengan penggunaan antibiotik secara cepat.

3. Herpes Genetalis
Herpes  genetalis disebabkan oleh  virus. Virus penyebab penyakit herpes genetalis adalah  Herpes simpleks.  Gejala  penyakit  herpes  genetalis,  antara  lain  timbulnya  rasa  gatal  atau  sakit  pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair.

Gambar: Penderita Herpes genetalis

4. Kanker Leher Rahim
Kanker  leher  rahim  adalah  kanker  yang  menyerang  leher  rahim  pada  perempuan  dewasa. Layaknya semua kanker, kanker  leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada  leher  rahim  yang  tidak  lazim  (abnormal).

Tetapi,  sebelum  sel-sel  tersebut  menjadi  sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan  yang dialami oleh selsel  tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya  memakan  waktu  sampai  bertahun-tahun  sebelum  sel-sel  tadi  berubah  menjadi  sel-sel kanker.  Perubahan  awal  yang  terjadi  pada  sel  leher  rahim  tidak  selalu  merupakan  suatu  tanda-tanda  kanker. 

Perubahan  selsel  kanker,  selanjutnya  dapat  menyebabkan  pendarahan  di  antara masa   menstruasi.   Jika   kamu   mendapatkan   tanda-tanda   tersebut,   sebaiknya   kamu   segera melakukan pemeriksaan  ke  dokter.  Pada  umumnya,  setelah  dilakukan  pemeriksaan  yang  teliti, hasilnya tidak selalu positif kanker.

5. Kanker Ovarium
Kanker  ovarium  adalah  kanker  yang  menyerang  ovarium,  biasanya  menyerang  wanita  yang sudah  menopause.  Kanker  ovarium  sebagian  besar  berbentuk  tumor  kistik  dan  sebagian  kecil berbentuk tumor padat.

Advertisement


6. Kanker Prostat
Kanker prostat adalah penyakit kanker  yang  menyerang kelenjar prostat, dimana sel-sel kelenjar prostat  tumbuh  secara  abnormal  sehingga  mendesak  dan  merusak  jaringan  sekitarnya.  Prostat adalah  kelenjar  seks  pada  pria  yang  berukuran  kecil,  terletak  di  bawah  kandung  kemih  dan mengelilingi saluran kencing.

Gejala kanker prostat di antaranya adalah:
· Sering buang air kecil atau sulit buang air kecil.
· Urine berdarah.
· Nyeri pinggul atau punggung.

7. Condiloma Accuminata
Penyakit  condiloma  accuminata  disebabkan  oleh  virus  Human  papilloma.  Gejalanya  adalah timbulnya kutil yang dapat membesar di mulut rahim yang bisa menimbulkan kanker rahim.

8. Hamil Anggur (Mola Hidatidosa)
Hamil anggur  merupakan suatu kehamilan  yang  tidak berisi  janin,  tetapi  gelembung-gelembung mola  dan  bekuan  darah.  Hamil  anggur  terjadi  akibat  kegagalan  pembentukan  bakal  janin, sehingga terbentuk jaringan permukaan membran mirip gerombolan buah anggur.

9. Infertilitas
Infertilitas  adalah  ketidaksuburan  yang  dapat  terjadi  pada  pria  maupun  wanita.  Pada  wanita, ketidaksuburan  disebabkan  oleh  tersumbatnya  tuba  fallopi,  menstruasi  tidak  teratur,  kelainan pada  lendir  leher  rahim,  dan  obesitas.  Sedangkan,  pada  pria  karena  adanya  penyakit  seperti impotensi, ejakulasi dini, dan rusaknya testis.

10. HIV/AIDS
AIDS   kepanjangan   dari   Acquired   Immunodeficiency Syndrome   atau   Acquired   Immune Deficiency  Syndrome.  Penyakit  AIDS  disebabkan  oleh  virus  Human  Immunodeficiency  virus (HIV)  yang  menyerang  sistem  kekebalan  tubuh  manusia,  sehingga  penderita  AIDS  menjadi rentan terhadap berbagai infeksi. Penyakit Flu bisa membuat penderita AIDS meninggal.

Gambar: Psien penderita HIV/AIDS (foto: kenya-today.com)

11. Kanker Payudara
Kanker  payudara  adalah  kanker  pada  jaringan  payudara.  Ini  adalah  jenis  kanker  paling  umum yang  diderita  kaum   wanita.  Kaum  pria  juga  dapat  terserang  kanker  payudara,   walaupun kemungkinannya  lebih kecil dari 1 di antara 1000. Pengobatan  yang paling  lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.

12. Vulvovaginitis
Vulvovaginitis  adalah  peradangan  pada  vulva  dan vagina  yang  sering   menimbulkan  gejala keputihan   (flour  albus)   yaitu  keluarnya  cairan  putih  kehijauan  dari   vagina.  Penyakit   ini disebabkan  oleh  bakteri  Gardnertella  vaginalis.  Dapat  pula  disebabkan  oleh  protozoa,  misalnya Trichomonas vaginalis atau oleh jamur Candida albicans.

13. Impotensi
Impotensi  adalah  ketidakmampuan  mempertahankan  ereksi  penis.  Impotensi  dapat  disebabkan oleh  berbagai  faktor,  antara  lain  gangguan  produksi  hormon  testosterone,  kelainan  psikis, penyakit diabetes mellitus, kecanduan alcohol, obat-obatan, dan gangguan sistem saraf.

14. Prostatis
Prostatis  adalah  peradangan  pada  prostat   yang   sering  disertai  dengan  peradangan uretra. Gejalanya berupa pembengkakan  yang dapat  menyumbat  uretra sehingga  timbul rasa  nyeri dan sulit buang air kecil

15. NGU
NGU   (Non-Gonococal   urethritis)   merupakan   peradangan   pada   uretra   dan   serviks   yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dan Ureaplasma urealyticum.

16. Endometriosis
Endometriosis   adalah   terdapatnya   jaringan   endometrium   di   luar   rahim.   Misalnya   dapat ditemukan  di  ovarium,  peritoneum,  usus  besar,  dan  kandung  kemih,  akibat  pengaliran  balik darah  menstruasi  melalui  Tuba  Fallopi.  Gejalanya  adalah  rasa  nyeri  saat  menstruasi  karena jaringan  endometrisis  luruh  bersamaan  dengan  menstruasi.  Dapat  diobati  dengan  operasi  atau pemberian hormon progesteron.

17. Sindrom Pre menstrual
Sindrom  Premenstrual  adalah  keadaan  dimana  terjadi  gangguan  emosi,  lesu,  sakit  kepala, bengkak  pada  tungkai,  rasa  pedih,  dan  nyeri  payudara  yang  terjadi  beberapa  hari  sebelum menstruasi.  Penyebabnya  diduga  adalah  kadar  estrogen  tinggi,  progesterone  rendah, gangguan metabolisme karbohidrat, kadar prolaktin tinggi, dan gangguan psikis.

18. Ejakulasi dini (ED)
Ejakulasi   dini (ED),   yaitu   gangguan   seksual pada   pria   dimana   proses   ejakulasi   tidak  bisa dikendalikan.
loading...

Materi Menarik Lainnya:

loading...



Tag : Reproduksi
Back To Top