Melawan Asap Pakai Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria). Emang Bisa?

loading...
Hari ini, Indonesia sedang dilanda bencana asap di berbagai wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kepekatan asap yang merupakan dampak dari pembakaran ladang dan hutan kian kental. Sudah banyak korban yang dilaporkan meninggal dunia. Korban sakit sudah tentu lebih banyak lagi.

Baca: Inilah Bahayanya Akibat Menghirup Asap Hasil Pembakaran

Bencana asap yang sudah berlangsung lebih dari 2 bulan ini tak kunjung terselesaikan oleh pemerintah. Banyak kalangan menilai, pemerintah sepertinya tidak serius. Belum ada langkah nyata yang diambil hingga penganganan bencana asap ini terkesan ala kadarnya. Benarkah?

Nah, kali ini, PintarBiologi.com tidak sedang akan membahas soal politik atau apapun terkait dengan penanganan bencana asap. Dalam hal ini, kami akan berbagi ilmu seputar apa yang kami tahu dan bisa di share.

Dalam ilmu biologi. ada beberapa tumbuhan yang memiliki efek menyerap racun. Apakah itu racun yang ada di udara, tanah, atau air. Dalam arti lain, tanaman itu mampu mentralkan racun yang ada di sekitarnya. Beberapa tanaman yang memiliki sifat menyerap racun antara lain adalah: Spider Plant (Chlorophytum comosum), Gerber daisy (Gerbera jamesonii), Lidah mertua (Sansevieria trifasciata), Sirih gading (Epipremnum aureum), Dragon Tree (Dracaena marginata), dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tanaman lidah mertua (Sansevieria). Foto: cara.media

Nah, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas tanaman Sansevieria atau yang lebih dikenal dengan lidah mertua. Benarkan tanaman lidah mertua ini mampu menyerap asap? Mari kita simak uraian berikut ini.

Deskripsi Singkat Tanaman Lidah Mertua

Kami kutipkan dari Wikipedia, bahwa Sansevieria atau lidah mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Sansevieria memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.

Sanseviera dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. Sanseviera tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang, Sanseviera digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan.

Dibanding tumbuhan lain, Sanseviera memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.

Sansevieria dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50–75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3–6 cm. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang, dan karena ini ada yang menyebut Sansevieria sebagai tanaman pedang-pedangan.

Tumbuhan ini berdaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen, sehingga tahan kekeringan. Namun dalam kondisi lembap atau basah, sansiviera bisa tumbuh subur.

Warna daun Sansevieria beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag.

Keistimewaan lidah mertua adalah memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan. Penelitian NASA bekerja sama dengan ALCA telah menemukan bukti-bukti bahwa tanaman ini secara alami mampu mengurangi polusi tersebut.

Ditinjau berdasarkan jenisnya sansevieria ada dua jenis yakni yang pertama yaitu sansevieria keturunan asli/spesies sedangkan yang kedua adalah jenis hasil persilangan/hibridasi yang bisa disebut dengan jenis sansevieria hibrid.

Dari bentuk hibrid inilah sansevieria akan tercipta dengan karakter dan fisik yang berbeda dari induknya atau yang sering disebut dengan spesies hibrid atau sansevieria hibrid. Mutasi sansevieria juga dapat terjadi dari perbanyakan melalui stek daun.

Mengapa harus Sansevieria?

Terdapat banyak opsi tanaman yang bermanfaat sebagai pembersih udara alami, lalu mengapa Sansevieria?

1. Dapat menyerap 107 jenis polutan pada daerah yang padat lalulintas serta ruangan yang penuh dengan asap. Pada setiap helai daunnya terdapat pregnane glycoside, yakni zat yang dapat mengurai zat beracun menjadi senyawa organik (seperti gula serta asam amino).

2. Dalam ruangan, tanaman ini dapat mengatasi sick building syndrome, yakni keadaan ruangan yang tidak sehat karena tingginya konsentrasi gas C02, nikotin rokok serta pemakaian AC. Satu tanaman lidah mertua dewasa dengan jumlah daun 4-5 helai mampu menyegarkan kembali udara di dalam ruangan seluas 20 meter persegi.

3. Daun lidah mertua yang dipotong-potong menjadi kecil dapat menghilangkan aroma tdk sedap pada kulkas. Pada lingkungan industri, potongan daun ini seringkali disebarkan pada ruang-ruang produksi industri dgn tujuan untuk mereduksi senyawa beracun yg akan terhirup oleh para pekerja.

4. Mampu mereduksi radiasi gelombang elektromagnetik yg dikeluarkan komputer dan televisi.

5. Di sejumlah daerah, tanaman ini pun dipercaya memiliki manfaat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit seperti darah tinggi, kencing manis, diare, radang saluran nafas, radang usus dan radang lambung. Akan tetapi, tidak seperti manfaatmya terhadap lingkungan yg telah teruji klinis sebagai air purifier plant, manfaatnya sebagai tanaman obat minum masih belum teruji secara klinis.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh NASA dan Associated Landscape Contractors of America, hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa tanaman yang diujikan, salah satunya adalah Sansevieria, tanaman tanaman ini mampu menyerap beberapa bahan kimia antara lain: benzena, trichloroethylene, dan formaldehid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman dapat memainkan peran utama dalam penghapusan bahan kimia organik dari udara dalam ruangan. (Rujukan: https://archive.org/stream/nasa_techdoc_19930072988/19930072988_djvu.txt)

Jadi, bagi Anda yang saat ini sedang mengalami bencana asap, tidak ada salahnya mencoba menanam tanaman lidah mertua (Sansevieria) ini di halaman rumah Anda. Bisa juga dengan meletakkan pot tanaman di dalam ruangan agar bisa bisa dihasilkan udara bersih di dalam rumah. Selamat mencoba.