Praktikum: Cara Membuat Ragi Tempe

loading...
Cara Membuat Ragi Tempe - Jika dalam pembahasan yang lalu, kita sudah belajar tentang Cara Membuat Ragi Tape, maka dalam kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama belajar tentang Cara Membuat Ragi Tempe. Ragi tempe merupakan bibit yang dipergunakan untuk pembuatan tempe. Oleh karena itu sering pula disebut sebagai starter tempe. Ragi tempe mengandung jamur Rhizopus sp. yang dikenal pula sebagai jamur tempe. Secara tradisional, jamur untuk starter pembuatan tempe biasanya diambil dari daun pisang bekas pembungkus tempe pada waktu pembuatan, atau daun waru atau jati yang dikenal dengan sebutan “usar”.

Gambar: Ragi tempe yang banyak beredar di pasaran (gambar: Tokopedia.com)
Namun demikian, penggunaan daun pisang atau usar ini sangat terbatas dan hanya untuk produksi kecil-kecilan. Untuk produksi yang lebih besar, starter tempe dibuat dengan memperbanyak jamur tempe (Rhizopus sp.) pada media tertentu. Selanjutnya, spora yang dihasilkannya diawetkan dalam keadaam kering bersama medium tempat tumbuh jamur tempe tersebut. Dengan teknik seperti ini kualitas tempe yang diproduksi akan terjamin, karena dosis penggunaan starter dapat diatur.

A. ALAT DAN BAHAN

1 ALAT
1. kukusan atau langseng
2. Tampah bambu
3. Pengaduk kayu
4. Lembara plastik atau daun pisang
5. Alat penumbuk atau gilingan
6. Ayakan tepung
7. Wajan untuk menggoreng beras
8. Kantong plastik

2 BAHAN
1. Beras sebanyak 300 gram
2. Tepung tempe 3 gram atau sebanyak 1% dari jumlah beras yang digunakan
3. Tepung beras yang telah digoreng sangan.

B. CARA KERJA
1. Beras dicuci sampai bersih, kemudian ditanak hingga menjadi nasi dan didinginkan.
2. Pada nasi tersebut kemudian ditaburkan tepung tempe sebanyak 1% dari berat beras yang digunakan dan diaduk ampai merata.
3. Simpan nasi yang telah ditaburi bubuk tempe di atas tampah bambu yang bersih dan diatasnya ditutupi dengan lembaran plasti atau daun pisang.
4. Simpanlah tampah yang berisi nasi tadi di tempat pemeraman yang bersih hingga seluruh nasi ditumbuhi dengan jamur tempe. Jamur tempe yang telah menghasilkan spora akan tampak berwarna hitam. Tutup plastik atau daun pisang seaktu-waktu harus dibuka!
5. Jemurlah nasi yang telah ditumbuhi jamur tadi di bawah terik matahari hingga kering merata.
6. Tumbuk atau giling nasi yang telah kering sampai halus dan selanjutnya diayak. Bagian yang halus dari hasil saringan ini merupakan starter tempe.
7. Encerkan starter tempe ini dengan tepung beras yang telah digoreng sangan. Untuk setiap 10 gram starter tempe tambahkan 50-100 gram tepung beras.
8. Simpanlah starter yang telah diencerkan dalam kantong-kantong plastik.
9. Selamat Mencoba