Belajar Biologi | Belajar Sains

Pengertian Aliran Energi dalam Ekosistem Secara Lengkap

Advertisement

Advertisement


loading...

Setiap makhluk hidup memerlukan energi untuk kelangsungan hidupnya. Misalnya, untuk tumbuh, bereproduksi, dan bergerak. Dalam pemenuhan kebutuhan energi tersebut terjadi hubungan saling ketergantungan energi di antara makhluk hidup yang berbeda. Dalam hal ini, ada makhluk hidup yang berperan sebagai produser, konsumer, atau dekomposer.

a) Produser
Produser merupakan makhluk hidup yang mampu menangkap energi cahaya matahari untuk kegiatan fotosintesis sehingga dapat menghasilkan materi organic yang berasal dari materi anorganik. Contoh produser adalah tumbuhan hijau dan makhluk hidup fotosintesis lainnya. Melalui produser tersebut energi yang berasal dari matahari mengalir ke makhluk hidup lainnya.

Banyaknya energi cahaya yang dapat diubah menjadi energi kimia oleh produser disebut produktivitas primer. Jumlah total produktivitas ini dikenal sebagai produktivitas primer kotor (PPK). Sebagian produk materi organic tersebut digunakan sebagai bahan baker bagi respirasi selularnya, sedangkan sebagian lagi disimpan di dalam tubuh tumbuhan. Bagian materi organik yang disimpan itulah yang dikenal sebagai produktivitas primer bersih (PPB). PPB merupakan keseimbangan terhadap produktivitas primer kotor dikurangi energi yang digunakan oleh produser untuk respirasi (Rs).

PPB = PPK – Rs


Perhatikan keseimbangan reaksi antara fotosintesis dengan respirasi berikut.
Keseimbangan reaksi antara fotosintesis dengan respirasi

Produktivitas primer diwujudkan dalam istilah energi per satuan luas per satuan waktu (J/m2 /tahun) atau sebagai biomassa yang ditambahkan ke ekosistem per satuan luas per satuan waktu (g/m2 / tahun). Biomassa merupakan berat kering dari sejumlah materi organic yang berada pada satu tingkat trofik kehidupan.

Selanjutnya, PBB dimanfaatkan sebagai bahan pangan oleh consumer atau makhluk hidup heterotrof (manusia dan hewan). Pada umumnya, consumer dan detritus akan menyintesus kembali materi organic yang diperoleh dan menyimpannya di dalm jaringan tubuh dalam bentuk energi kimia. Produk itulah yang disebut dengan produktivitas sekunder.

b) Konsumer
Konsumer merupakan makhluk hidup yang memperoleh energi dalam bentuk materi organic. Misalnya, dengan cara memakan makhluk hidup lainnya. Seluruh hewan tergolong consumer.

Berdasarkan tingkatnya, consumer dapat dibedakan atas konsumen primer, konsumen sekunder, dan konsumen tersier.

Consumer primer atau herbivore adalah consumer yang secara langsung memakan tumbuhan. Consumer sekunder atau karnivor adalah consumer yang memakan consumer primer. Konsumer tersier atau karnivor puncak adalah consumer yang memakan konsumen sekunder.

Beberapa hewan ada yang berperan sebagai karnivor pada suatu waktu dan herbivore pada saat yang lain. Hewan demikian disebut omnivor. Mereka dapat ditempatkan ke dalam tingkat trofik berbeda bergantung pada materi yang dimakan pada saat itu. Produser dan berbagai karnivor di dalam ekosistem dalam pemenuhan kebutuhan makanan dikenal dengan istilah tingkat trofik.

Tingkatan Trofik di Dalam Ekosistem

Tingkatan trofik dalam ekosistem


c) Dekomposer
Dekomposer (pengurai) merupakan makhluk hidup yang memperoleh makanannya dengan cara menguraikan senyawa-senyawa organik yang berasal dari makhluk hidup yang telah mati (bangkai). Dalam hal ini, decomposer berperan mengembalikan materi ke lingkungan abiotik dan digunakan kembali oleh tumbuhan hijau. Contoh decomposer adalah jamur dan bakteri.

d) Detritivor
Detritivor adalah organisme yang memakan partikel-partikel organik atau detritus. Detritus merupakan serpihan hancuran jaringan hewan atau tumbuhan. Organisme detrivor antara lain cacing tanah, siput, keluwing, bintang laut, dan kutu kayu.
loading...

Materi Menarik Lainnya:

loading...



Tag : Ekosistem
Back To Top