Belajar Biologi | Belajar Sains

Ringkasan Materi Biologi Vertebrata: Pisces

Advertisement

Advertisement


loading...

Ringkasan Materi Biologi Vertebrata: Pisces

I. Ciri-Ciri Pisces


Pisces tergolong dalam benda hidup, kumpulan hewan bertulang belakang (vertebrata). Ciri-ciri Pisces adalah seperti berikut :
• Hidup di dalam air
• Mempunyai sisik yang berlendir
• Mempunyai sirip untuk bergerak
• Bernafas melalui insang
• Membiak secara bertelur
• Berdarah sejuk
• Morfologinya terdiri dari kepala, dada, badan, ekor

• Geraknya dengan berenang, menggunakan sisik, gurat sisi, 3 pasang sirip, dan ekor

II. Klasifikasi Pisces :


Terdapat lebih daripada 31,900 spesies ikan, menjadikannya antara kelas vertebrata terbesar. Pisces dapat dibagi ke 3 kelas:
1.Ikan tanpa rahang / Kelas Agnatha (108 spesies)
2.Ikan bertulang rawan / Kelas Chondrichthyes (970 spesies)
3.Ikan bertulang keras / Kelas Osteichthyes(29,000 spesies)

• Kelas Agnatha


-. Ciri :
1. Tidak memilikki rahang, namun mempunya mulut penghisap
2. Bentuk tubuhnya seperti ikan, namun tidak bersisik
3. Rangka tubuhnya tersusun atas tulang rawan
4. Celah insangnya terdiri dari lima pasang atau lebih
5. Jantungnya memilikki 2 ruang (satu serambi, satu bilik)
6. Siripnya tidak berpasangan
7. Punya tentakel untuk meraba
8. Bersifat hermaprodit
9. Kebanyakkan bersifat parasit pada hewan lain
-. Contoh species :
1. Petromyzon (ikan lamprey)
2. Polistrotema (ikan hag)

• Kelas Chondrichthyes


-. Ciri :
1. Rangka dalamnya tersusun atas tulang rawan
2. Mulutnya telah memilikki rahang
3. Letak mulutnya di belakang ujung depan tubuh, agak ke ventral
4. Celah insangnya terdapat di sisi kiri kanan faring
5. Insangnya tidak terlindungi oleh tutup insang
6. Jantungnya mempunyai 2 ruang (satu serambi, satu bilik)
7. Biasanya bentuk tubuhnya pipih
8. Tidak punya gelembung renang
9. Kelenjar hati lebar
10. Pencernaannya kaya akan membrane-membran
-. Contoh species :
1. Squalus sp (ikan hiu)
2. Galeocerdoryneri (ikan cucut macan)
3. Sphyrna lawini (ikan cucut ronggeng)
4. Hypotremata (ikan pari)

• Kelas Osteichthyes


-. Ciri :
1. Rangkanya tersusun atas tulang sejati dan sudah mempunya gigi
2. Tubuhnya terdiri atas kepala, badan, dan ekor

3. Pada kepala terdapat fovea nasalis yang tidak berhubungan dengan rongga hidung, sehingga tidak dapat digunakan untuk bernafas, melainkan hanya untuk membau karfena di fovea nasalis terdapat banyak saraf pembau
4. Celah insang terdapat di sisi kiri kanan faring, dan terlindung oleh tutup insang
5. Tubuh terlindungi oleh kulit yang transparan dan berlendir
6. Umumnya tubuh ikan tertutup sisik yang merupakan eksoskeleton bagi ikan, dan terbentuk melalui proses osifikasi
7. Alat geraknya berupa sirip yang berpasangan, sirip punggung digunakan sebagai alat keseimbangan, dan sirip ekor sebagai kemudi
8. Suhu tubuh ikan selalu berubah-ubah sesuai dengan suhu lingkungannya (poikiloterm)
9. Jantungnya terdiri dari 2 ruang, 1 serambi ; 1 bilik

-. Osteichthyes dapat dibagi menjadi beberapa ordo :
1. Ganoidea : ikan golongan ini bertulang sejati dan bertulang rawan.
Contohnya, ikan steur dari Rusia, ikan buaya dari Amerika Selatan, dan ikan senuk rumbai-rumbai dari sungai Nil
2. Dipnoi : disamping bernafas dengan insang, bernafas juga dengan pulmosis. Contohnya, Neoceratodus forster (ikan baramudi), Protopterus annectans (ikan paru-paru dari Afrika)
3. Teleostei : ikan ini sudah memilikki rangka dari tulang-tulang sejati.
Contohnya: Cyprinus carpio (ikan mas), Puntius javanicus (ikan tawes), Clarias batrachus (ikan lele)

III. Sistem Saraf pada Pisces


Sistem saraf pada Pisces terdiri dari otak dengan 10 saraf kranial, memiliki gurat sisi untuk merasakan tekanan air, indra lengkap. Ikan merupakan hewan yang memerlukan reflek bergerak yang memadai untuk menghindari musuh dan menangka mangsa. Selain itu ikan dituntut untuk memilikki keseimbangan yang baik.

Maka dari itu, otak kecil pada ikan berkembang lebih pesat, karena otak kecil merupakan pusat keseimbangan dan pergerakkan.

IV. Sistem Pernapasan pada Pisces


Pisces bernapas dengan bantuan sepasang insang yang berfungsi untuk mengambil O2 yang terlarut sangat rendah di dalam perairan. Masing – masing insang terdiri atas sepasang filamen yang terdiri atas lapisan tipis yang disebut lamella. Pada bagian filamen terdapat banyak pembuluh darah kapiler sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran antara CO2 dan O2.

Fase pernapasan pada ikan ada 2, yaitu :

1. Fase inspirasi
Pada fase inspirasi O2 masuk ke insang melalui mulut. Setelah masuk ke dalam insang O2 akan diikat oleh pembuluh kapiler dan dibawa ke jaringan yang memerlukan.

2. Fase ekspirasi
Pada fase ekspirasi CO2 dibawa dari jaringan oleh darah ke insang dan akan dikeluarkan dari tubuh.
Ikan juga memiliki suatu alat yang digunakan untuk membantu mendapatkan oksigen dari lingkungan, yaitu gelembung renang (vesika natatoria atau pneumatosis). Alat ini berasal dari penonjolan dinding bawah saluran pencernaan (rongga perut), serta mengandung O2, CO2, dan N2.

V. Sistem Transportasi pada Pisces


Alat peredaran darah ikan terdiri atas jantung dan sinus venosus. Jantung ikan terdiri ata dua ruangan, atrium dan ventrikel dan terletak di belakang insang. Sinus venosus adalah struktur penghubung berupa rongga yang menerima darah dari vena dan terbuka di ruang depan jantung. Diantara antrium dan ventrikel jantung terdapat klep untuk menjaga agar aliran darah tetap searah. Peredaran darah ikan disebut peredaran darah tunggal karena darah dari insang langsung beredar ke seluruh tubuh kemudian masuk ke jantung. Jadi darah hanya beredar sekali melalui jantung dengan rute dari jantung ke insang lalu ke seluruh tubuh kemudian kembali ke jantung.

VI. Sistem Reproduksi pada Pisces


• Terdapat 3 macam proses reproduksi pada kelas pisces yaitu secara ovipar, vivipar, dan ovovivipar. Sebagian besar ikan melakukan reproduksi secara ovipar yaitu pembuahan di luar tubuh ikan betina dengan cara ikan betina mengeluarkan telur dari dalam tubuhnya dan akan dibuahi oleh ikan jantan.
• Sel sperma akan masuk ke sel telur (oosit) melalui lubang yang disebut mikrofil. Biasanya satu sel telur hanya dapat dimasuki oleh satu sel sperma. Oosit yang sudah dibuahi sel sperma disebut zigot.
• Kemudian zigot akan berkembang menjadi embrio dan akan menetas menjadi larva yang diselubungi kantong kuning telur (yolk sac) sebagai sumber nutrisi dan bentuknya sangat berbeda dengan ikan dewasa. Setelah sekitar 2 minggu larva tersebut akan tumbuh menjadi ikan dewasa dan mengulang proses tersebut.
• Contoh ikan yang bereproduksi secara ovipar adalah: ikan salmon, belut, ikan tuna, ikan mas.
• Pada reproduksi secara vivipar, pembuahan terjadi di dalam tubuh ikan betina. Perkembangan embrio dalam tubuh ikan betina dibantu oleh plasenta dengan memberikan nutrisi pada embrio. Setelah itu akan dilahirkan anak ikan yang bentuknya sudah menyerupai ikan dewasa.
• Pada reproduksi secara ovovivipar, perbedaannya adalah embrio tidak memperoleh nutrisi secara langsung dari induknya melainkan dari kuning telurnya dan tubuh induknya berfungsi sebagai tempat perlindungan. Setiap embrio berkembang di dalam telurnya masing – masing.
• Contoh ikan yang mengalami reproduksi secara vivipar dan ovovivipar adalah ordo Lamniformes (ikan hiu). Ikan yang melakukan reproduksi secara ovovivipar biasanya tidak dapat menghasilkan anak sebanyak ikan yang bereproduksi secara ovipar.

VII. Sistem Ekskresi pada Pisces


Sistem eksresi (pengeluaran urine) dan kelamin ikan bergabung menjadi satu sehingga disebut sistem urogenitalia. Alat ekskresi terdiri atas ginjal (ren), ureter, kandung kemih dan korus ekskretorius. Sepasang ginjal ikan berwarna merah tua, keduanya dihubungkan ke kandung kemih melalui ureter. Kandung kemih merupakan tempat penampung urine dari ureter kanan dan kiri, sedangkan korus ekskretorius merupakan lunbang pengeluaran urine.

VIII. Sistem pencernaan


• Ikan telah memiliki saluran dan kelenjar pencernaan makanan. Saluran pencernaan ikan meliputi rongga mulut, faring, kerongkongan (esofagus), lambung, dan usus (intestinum).
• Di dalam rongga mulut terdapat gigi berbentuk kerucut (konus pada rahang), lidah yang tidak dapat digerak-gerakkan dan kelenjar mukosa. Ikan tidak memiliki kelenjar ludah.
• Usus ikan berbentuk tabung yang berkelok-kelok dan dilengkapi oleh alat penggantung usus (mesentrium) agar dapat dikaitka kedinding punggung.
• Kelenjar makanan ikan terdiri atas hati, kantong empedu, dan pankreas.
• Hati (hepar) berfungsi untuk menghasilkan dan menyimpan empedu.
• Kantong empedu berwarna kehijauan. Kantong tersebut memiliki saluran, duktus sistikus, yang bermuara di lambung. Kantong empedu berfungsi untuk menampung cairan empedu dan mencurahkannya kedalam usus.
• Di dalam usus, cairan empedu digunakan untuk mencerna lemak. Pankreas bersifat mikroskopi yang berfungsi untuk menghasilkan enzim-enzim pencernaan.

IX. Gambar Anatomi Tubuh Ikan

Gambar Anatomi Tubuh Ikan
Gambar Anatomi Tubuh Ikan

 

X. Peranan pada Kehidupan Manusia


• Sumber protein nabati yang tinggi. Contoh: ikan salmon, ikan gurame
• Sebagai hewan peliharaan. Contoh: ikan mas, ikan koi
• Sebagai bahan penelitian
• Sebagai rekreasi/ hiburan. Contoh: kegiatan memancing
• Digunakan untuk kedokteran sebagai penguat denyut jantung
• Keperluan praktikum zoologi bagi siswa dan mahasiswa
• Membantu membinasahkan nyamuk
• Sebagai natural biological control

XI. Daftar Pustaka


• Buku Biologi untuk SMU, Hartini Etik Widayati, Intan Pariwara
• Amin Mohammad.2009.Biologi SMA/MA Kelas X.Jakarta : Bumi Aksara
• http://en.wikipedia.org/wiki/Fish
• http://patology.wordpress.com/2009/05/23/sistem-reproduksi-pada-ikan-pisces/
• http://pobersonaibaho.wordpress.com/2011/05/12/pemijahan-vivipar-ovovivipar-danovipar/
• http://www.artikelbagus.com/2011/12/klasifikasi-vertebrata-pisces.html
• http://persada-share.blogspot.com/2013/02/pisces.html
• http://lourinetambottoh.blogspot.com/2011/05/sistem-saraf-pada-manusia-danhewan.html
Vertebrata X-3_2013 Page 6
• http://materi78.files.wordpress.com/2012/10/chordata1.pdf
• http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan

Source: PendidikanKarakter.org
Place Your Ad Code Here

Materi Menarik Lainnya:

loading...



Back To Top