Belajar Biologi | Belajar Sains

IPA 4 SD Semester 1: Rangka Manusia - Kegunaannya, Cara Menjaga dan Merawatnya

Advertisement

Advertisement


loading...

IPA Kelas 4 SD Semester 1: Rangka Manusia - Kegunaannya, Cara Menjaga dan Merawatnya


Di dalam tubuh manusia terdapat lebih dari 200 tulang. Tulang bersifat kuat dan kaku serta sulit dibengkokkan. Namun, atlet senam lantai di atas dapat menggerakkan tubuhnya dengan lentur. Bahkan, dia dapat menekuk tangan dan kakinya ke arah yang sulit dilakukan oleh orang kebanyakan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa fungsi rangka bagi tubuh?

Pada bab ini kamu akan mempelajari materi berikut.
• Bagian-bagian rangka
• Kegunaan rangka
• Gangguan dan penyakit pada rangka
• Cara merawat rangka

Kamu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut setelah mempelajari materi dalam bab ini. Namun, sebelum mempelajari materi dalam bab ini, perhatikan peta konsep berikut!

peta konsep rangka manusia


A. Rangka Manusia dan Kegunaannya


Sebagai penyusun rangka, tulang merupakan jaringan hidup yang terdiri atas sel-sel tulang, pembuluh-pembuluh darah, dan saraf. Disebut jaringan hidup karena tulang dapat tumbuh dan berkembang. Sel-sel tulang mengandung banyak kalsium (zat kapur), fosfat, dan kolagen (zat perekat). Oleh karena itu, tulang sangat kuat dan keras. Pada manusia, rangka memiliki bagian-bagian tertentu. Apa saja bagian-bagian rangka tersebut?

 

1. Bagian-Bagian Rangka


Secara umum rangka tubuh terdiri atas tiga bagian. Ketiga bagian rangka tubuh yaitu rangka kepala, rangka badan, dan rangka anggota gerak. Setiap bagian rangka mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Rangka kepala terdiri atas tulang-tulang tengkorak.Tulang-tulang ini tersusun oleh tulang-tulang pipih yang saling bersambungan sangat erat. Rangka badanmemanjang dari tulang leher hingga tulang ekor. Rangka anggota gerak meliputi tulang-tulang tangandan kaki.

 

a. Rangka Kepala (Tengkorak)

Bagian-bagian tengkorak manusia
Bagian-bagian tengkorak manusia

Perhatikan gambar rangka kepala di atas! Secara umum rangka kepala (tengkorak) terdiri atas bagian depan dan bagian belakang. Rangka kepala bagian depan terdiri atas tulang dahi, tulang hidung, tulang pipi, tulang rahang atas, dan tulang rahang bawah. Tulang-tulang yang menyusun rangka kepala bagian depan ini membentuk dasar wajah.
Rangka kepala bagian belakang berbentuk seperti tempurung kelapa. Oleh karena itu, rangka kepala bagian belakang sering disebut batok kepala. Rangka kepala bagian belakang terdiri atas tulang ubun-ubun dan tulang pelipis.

 

b. Rangka Badan


Rangka badan

Perhatikan Gambar 1.2! Rangka badan di bawah! Rangka badan tersusun mulai dari tulang leher hingga tulang ekor. Di dalam rangka badan terdapat ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang dada.

Pada ruas-ruas tulang belakang, 7 ruas yang paling atas merupakan tulang leher. Sementara itu, 26 ruas tulang berikutnya merupakan tulang punggung serta tulang ekor. Dengan demikian, ruas-ruas tulang belakang seluruhnya berjumlah 33 ruas.
Tulang punggung bagian atas melekat pada tulang rusuk. Tulang-tulang rusuk tersebut bersatu dengan tulang dada di bagian depan. Persatuan antara ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang dada membentuk rongga dada. Di atas rongga dada terdapat rangka bahu. Bahu dibentuk oleh tulang selangka dan tulang belikat.

 

c. Rangka Anggota Gerak


Sebagian besar jumlah tulang terdapat pada rangka anggota gerak. Rangka anggota gerak ini terdiri atas anggota gerak atas dan anggota gerak bawah. Rangka anggota gerak atas menyusun sepasang tangan, sedangkan rangka anggota gerak bawah menyusun sepasang kaki.
Rangka tangan terdiri atas tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulangtulang jari tangan. Sementara itu, rangka kaki terdiri atas tulang paha, tulang

tempurung lutut, tulang betis, tulang kering, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, dan tulang-tulang jari kaki. Kamu dapat mengamati bentuk maupun letak tulang-tulang tersebut pada Gambar 1.3 dan Gambar 1.4 berikut.


Rangka manusia terdiri atas tulang-tulang yang mempunyai bentuk bermacam-macam. Ada tulang yang berbentuk bulat panjang dan menyerupai pipa disebut tulang pipa. Tulang yang menyerupai pipa ini terdapat pada rangka lengan atas maupun tulang paha. Ada juga tulang yang berbentuk pipih, misalnya pada tulang rusuk. Sementara itu, tulang yang berukuran kecil disebut tulang pendek. Tulang pendek misalnya terdapat pada ruas-ruas tulang belakang dan tulang pergelangan tangan.

2. Kegunaan Rangka


Rangka manusia

Kegunaan rangka manusia berkaitan erat dengan bagian tubuh yang lain. Adapun beberapa fungsi rangka akan diuraikan seperti berikut.

a. Memberi Bentuk Tubuh
Rangka berfungsi untuk memberi bentuk tubuh. Rangka memberi bentuk yang khas pada tubuh manusia. Dengan demikian, kita dapat membedakan setiap orang dari bentuk tubuhnya. Misalnya ada orang yang bertubuh tinggi dan ada orang yang bertubuh pendek. Itulah salah satu kegunaan rangka. Tuhan menciptakan makhluk hidup dengan rangka yang berbeda-beda untuk membedakan makhluk ciptaan-Nya. Bersyukurlah kepada-Nya atas karunia yang kamu terima.

b. Menopang dan Menegakkan Badan
Manusia memiliki tulang duduk dan tulang kaki yang kuat. Tulang-tulang tersebut menopang berbagai kegiatan yang dilakukan manusia. Ketika duduk, tubuh ditopang oleh tulang duduk. Saat berdiri tubuh ditopang oleh tulangtulang kaki. Kita tidak dapat duduk, berdiri, maupun berjalan jika tidak ditopang dan ditegakkan oleh tulang.

c. Melindungi Alat Tubuh
Rangka juga berfungsi untuk melindungi organ-organ dalam yang bersifat lunak seperti berikut.
1) Rangka kepala (tengkorak) melindungi otak.
2) Tulang dada dan tulang rusuk yang membentuk rongga dada melindungi jantung, paru-paru, dan sebagian alat pencernaan.
3) Tulang belakang melindungi sumsum tulang belakang.
fungsi tengkorak

d. Tempat Melekatnya Otot (Daging)
Otot melekat pada rangka. Tanpa rangka, otot tidak mempunyai tempat melekat. Jadi, setiap tulang yang ada pada tubuh selalu ditempeli otot. Rangka akan bekerja sama dengan otot untuk melakukan gerakan. Namun, tulang dan otot tidak dapat menghasilkan gerakan yang baik tanpa bantuan sendi.

 

Jenis-Jenis Sendi

Sendi merupakan hubungan antara dua tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan. Di dalam tubuh kita terdapat berbagai jenis sendi seperti berikut.

 

a. Sendi Engsel

sendi engsel

Seperti namanya, sendi ini berfungsi seperti engsel pintu yang hanya dapat digerakkan satu arah. Pada tubuh kita sendi engsel terdapat pada lengan maupun kaki. Sendi engsel lengan terdapat pada siku yang menghubungkan tulang lengan atas dengan tulang hasta dan tulang pengumpil. Sementara itu, sendi engsel kaki terdapat pada lutut yang menghubungkan tulang paha dengan tulang betis dan kering.

Cobalah kamu rasakan sendi engsel yang ada pada lengan dan kaki. Bagaimana arah gerakan tersebut?

 

b. Sendi Pelana

Sendi pelana

Sendi pelana terdapat di antara tulang pangkal ibu jari tangan dan tulang pertama pergelangan tangan. Sendi pelana dapat digerakkan menuju dua arah, ke samping dan ke depan. Cobalah kamu gerak-gerakkan ibu jari tanganmu. Bagaimana arah gerak ibu jarimu?

 

c. Sendi Peluru

Sendi peluru

Sendi peluru merupakan sendi yang terbentuk antara tulang yang ujungnya berbentuk bola dengan tulang yang berbentuk mangkuk. Oleh karena itu, sendi peluru mampu digerakkan ke semua arah (berputar). Sendi peluru terdapat di antara tulang lengan atas dan gelang bahu, serta pada hubungan antara tulang paha dan tulang panggul. Kamu dapat mengetahui letak dan arah pergerakan sendi peluru dengan menggerakkan lengan atas maupun daerah pangkal paha.

 

d. Sendi Putar

sendi putar

Sendi ini terdapat pada pertemuan antara tulang yang dapat berputar mengelilingi tulang lain yang bertindak sebagai poros. Misalnya sendi pada pertemuan antara tulang leher pertama dan tulang leher kedua. Adanya sendi ini, kepala dapat bergerak berputar. Kamu dapat mengetahui letak dan arah pergerakan sendi putar dengan memutar kepalamu. Perhatikan gambar sendi putar berikut!

 

e. Sendi Geser

Sendi geser

Sendi geser hanya dapat melakukan sedikit gerakan. Misalnya sendi pada tulang pergelangan tangan. Pada pergelangan tangan terdapat lebih kurang 20 sendi geser.

Kamu telah memahami bagian-bagian rangka beserta kegunaannya. Betapa penting fungsi rangka bagi kita. Oleh karena itu, kita harus merawat dan menjaganya. Apa yang perlu diperhatikan dalam merawat rangka?

 

B. Menjaga dan Merawat Rangka


Rangka atau tulang dapat mengalami kelainan. Kelainan ini dapat mengakibatkan perubahan bentuk tulang. Biasanya, kelainan ini terjadi pada tulang belakang dan tulang kaki. Kelainan pada tulang belakang disebabkan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang salah. 

Beberapa kelainan pada tulang belakang sebagai berikut.
1. Kifosis, yaitu tulang belakang terlalu bengkok ke belakang.
2. Lordosis, yaitu tulang belakang terlalu bengkok ke depan.
3. Skoliosis, yaitu tulang belakang terlalu bengkok ke kiri atau kanan.
kelainan sendi


Sementara itu, tulang kaki juga dapat mengalami kelainan. Beberapa kelainan pada tulang kaki seperti berikut.
1. Tulang kaki melengkung ke luar seperti huruf O.
2. Tulang kaki melengkung ke dalam seperti huruf X.
Kelainan tulang kaki seperti di samping disebut rakhitis. Kelainan ini disebabkan kekurangan vitamin D. Vitamin ini sangat diperlukan dalam pembentukan tulang, terutama pada masa kanak-kanak.
Telah dijelaskan bahwa tulang dapat mengalami kelainan. Selain itu, tulang juga dapat diserang oleh beberapa penyakit sebagai berikut.

a. Rematik
Penyakit ini menimbulkan rasa nyeri pada persendian dan disertai dengan pembengkakan sendi. Biasanya rematik terjadi di pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan siku.

b. Osteoporosis
Osteoporosis merupakan penyakit pengeroposan tulang. Penyakit ini timbul akibat tubuh kekurangan zat kapur (kalsium). Penyakit ini biasa menyerang orang lanjut usia, terutama perempuan.

c. TBC Tulang
Penyakit ini disebabkan oleh kuman tuberkulosis (TBC). Kuman ini dapat menyerang tulang sehingga tulang menjadi lemah dan bernanah. Akibat penyakit ini penderita merasakan sakit yang luar biasa pada tulangnya. Itulah beberapa jenis gangguan dan penyakit pada tulang. Agar terhindar dari gangguan dan penyakit tersebut, kita harus merawat rangka. Kelainan tulang biasanya terjadi akibat kebiasaan sikap tubuh yang salah, kekurangan zat pembentuk tulang, dan kurang berolahraga. 

Cara Merawat Rangka

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk merawat rangka kita sebagai berikut.

a. Membiasakan Sikap Tubuh yang Benar
Sikap tubuh yang benar seperti berikut.
1) Saat duduk, punggung harus tegap.
2) Saat berdiri, tubuh harus dalam posisi tegak.
3) Saat tidur, tubuh sebaiknya dalam posisi lurus dan telentang. Jangan tidur tengkurap, karena akan mengganggu rangka dan juga pernapasanmu.
sikap tubuh yang baik

b. Makan Makanan Bergizi
Makanan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang yaitu makanan yang mengandung kalsium, vitamin D, dan fosfor. Makanan yang mengandung vitamin D antara lain susu, ikan, dan kuning telur. Fosfor terdapat pada jagung, kacang-kacangan, dan ikan. Kalsium terdapat pada susu, buah-buahan, ikan, dan kacang-kacangan.

c. Berolahraga secara Teratur
Berolahraga secara teratur dapat memperkuat tulang. Berolahraga paling baik dilakukan pada waktu pagi hari. Sinar matahari pagi sangat baik bagi kesehatan tulang. Sinar matahari pagi membantu mengubah provitamin D menjadi vitamin D.

Rangkuman

  1. Rangka manusia terdiri atas rangka kepala, rangka tubuh, dan rangka anggota gerak. 
  2. Rangka berfungsi untuk:
    a. memberi bentuk tubuh;
    b. menegakkan tubuh;
    c. melindungi alat-alat tubuh yang penting; dan
    d. tempat melekatnya otot. 
  3. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. 
  4. Sendi merupakan hubungan antara dua tulang yang memungkinkan terjadinya gerak. 
  5. Sendi ada lima jenis yaitu sendi engsel, sendi pelana, sendi peluru, sendi putar, dan sendi geser. 
  6. Jenis-jenis kelainan tulang belakang yaitu kifosis, lordosis, dan skoliosis. 
  7. Jenis-jenis kelainan tulang kaki yaitu tulang kaki berbentuk huruf X dan huruf O. 
  8. Jenis-jenis penyakit tulang antara lain osteoporosis, TBC tulang, dan rematik. 
  9. Cara merawat rangka seperti berikut.
    a. Duduk dalam posisi tegap.
    b. Berdiri dalam posisi tegak.
    c. Tidur dalam posisi tubuh lurus dan telentang.
    d. Makan makanan yang mengandung vitamin D, kalsium, dan fosfor.
    e. Berolahraga secara teratur, terutama pada waktu pagi hari.

(Choiril Azmiyawati dkk, IPA Salingtemas 4 untuk SD/MI Kelas IV, Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, Tahun 2009)
loading...

Materi Menarik Lainnya:

loading...



Back To Top