Belajar Biologi | Belajar Sains

Penjelasan Lengkap Sistem Rangka Manusia dan Hewan

Advertisement

Advertisement


loading...

Pengertian Sistem Rangka


Sistem rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga tipe: eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ lainnya. Rata-rata manusia dewasa memiliki 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat bervariasi antara individu.

Sistem rangka merupakan suatu sistem yang dibangun oleh struktur-struktur keras dari tubuh yang sifatnya menyokong dan melindungi. Sistem ini meliputi eksoskeleton dan endoskleton. Eksoskeleton secara embriologis berasal dari epidermis saja, dermis saja, atau keduanya. Sedangkan endoskeleton secara embriologis berasal dari jaringan sub dermal, yaitu endoskeleton tulang, endoskeleton rawan dan korda. Eksoskeleton umumnya dijumpai pada hewan invertebrata. Pada vertebrata lebih dikenal sebagai dermal skeleton. Endoskeleton umumnya dijumpai pada hewan vertebrata

Rangka bertulang adalah sistem struktural utama vertebrata. Bekerja sama dengan kulit, yang merupakan organ terbesar di tubuh, rangka menyediakan bentuk dasar suatu organisme. Selain fungsi sokongan (support) mekanis, sistem rangka pun berperan sebagai alat utama perlindungan bagi organ-organ lunak dalam tubuh.

Bekerja sama dengan sistem otot, sistem rangka memungkinkan pergerakan tubuh. Tulang-tulang individual atau formasi tulang berperan sebagai tuas pengungkit yang digerakkan oleh otot yang sesuai letaknya. Kontraksi otot-otot spesifik menyebabkan pergerakan tungkai atau bagian tubuh.


Fungsi Sistem Rangka:

  1. Memberi topangan dan bentuk tubuh.
  2. Pergerakan.
  3. Perlindungan.
  4. Membentuk sel darah.
  5. Tempat penyimpanan mineral.

Barangkali sistem penyokong yang paling efisien adalah endoskeleton (skeleton internal) vertebrata, jaringan intenal dari tulang keras dan tulang rawan atau kartilago, yang membingkai, membentuk, dan melindungi tubuh, serta meyediakan serangkaian tuas yang memaksimalkan potensi pergerakan yang rumit dan cepat.

Tulang atau osteon terdiri atas sel-sel tulang yang banyak mengeluarkan matriks yang mengandung senyawa kapur dan posfat. Adanya matriks yang mengandung kapur dan posfat itulah yang menyebabkan tulang bersifat keras. Bila matriks tersebut padat dan rapat membentuk tulang keras atau tulang kompak, misalnya pada tulang pipa. Bila matriks tesebut berongga akan membentuk tulang spons, misalnya pada tulang-tulang pipih dan tulang pendek Secara garis besar, rangka pada hewan vertebrata terbagi atas rangka aksial dan rangka apendiks.

Berikut merupakan rincian ringkas dari macam-macam tipe rangka tersebut :

A. Rangka aksial (rangka sumbu) :

Rangka Aksial adalah rangka yang mendukung kepala, leher dan batang tubuh
  • Tengkorak kepala (cranial)
  • Ruas tulang punggung (vertebrae)
  • Tengkorak daerah dada (costa /rusuk dan sternum)
  • Tengkorak sekitar pinggang (sacrum dan cocyx)

B. Rangka apendiks (rangka cabang) :

Rangka apendiks adalah rangka anggota gerak
  • Gelang pektoral/bahu (scapula, clavicula) 
  • Gelang pelvic (coxa)
  • Alat gerak (ekstrimitas ) depan (humerus, radius, ulna, carpal, metacarpal, phalang)
  • Ekstrimitas belakang (femur, tibia, fibula, tarsal, metatarsal, phalang)

 

Penjelasan Lengkap Sistem Rangka Manusia dan Hewan
Sistem Rangka Manusia

 

Tengkorak


Tersusun dari 22 tulang : 8 tulang kranial dan 14 tulang fasial.

1.Kranium :


a. Tulang frontal/dahi.
b. Tulang parietal/puncak kepala.
c. Tulang oscipital/belakang kepala.
d. Tulang temporal/samping.
e. Tulang ethmoidal/hidung dalam.
f. Tulang sphenoidal/dasar kepala.
g. Tulang pendengaran.
h. Tulang warmian/tulang kecil diantara tulang kepala.

2.Tulang wajah.


a. Tulang nasal/hidung.
b. Tulang palatum/langit2 mulut.
c. Tulang zygomatikus/pipi.
d. Tulang maksila/rahang atas.
e. Tulang lakrimal/kel air mata.
f. Tulang mandibula/rahang bawah.

Vertebra:


Terdiri dari:

1. Vertebra serviks>> 7 tulang.
2. Vertebra thoraks>> 12 tulang.
3. Vertebra lumbal>> 5 tulang.
4. Sakrum.
5. Coccygis/tulangekor.

Diantara tulang-tulang vertebrata dilapisi dengan discus intervertebralis.

Satu tulang vertebrata terdiri dari:

1.Badan tulang/ sentrum.
2.Lengkung saraf.
3.Prosesus spinosus.
4.Prosesus transversa.
5.Prosesus artikuler.

Tulang Dada dan Iga


Terdiridari:

1. Sternum/tulang dada :
- manubrium
- corpus
- prosesusxypoideus

2. Costa/tulang iga.

Terdiridari:
a.Iga sejati>> 7 buah.
b.Iga semu>> 3 buah.
c.Iga melayang>> 2 buah

Rangka Apendiculer


A.Girdel Pectoral


Ada2 tulang:

1. Skapula.
2. Klavikula.

B. Lengan.


Terdiri dari:
1. Humerus/ lengan atas.
2. Ulna / lengan bawah sisi dalam.
3. Radius / lengan bawah sisi luar.
4. Karpal/ pergelangan tangan.
5. Tangan: a. Metakarpal/ telapak.
b. Phalanges / jari.

C.Tungkai.


Terdiri dari :
1. Femur / paha.
2. Patela / lutut.
3. Tibia / tulang kering.
4. Fibula / sebelah tulang kering.
5. Tarsal / pergelangan kaki.
6. Kaki :
a. Metatarsal / telapak kaki.
b. Phalanges / jari.

Pelvis


Meliputi:
– Coxae => Ilium, ischium, pubis
– Simpisis pubis
loading...

Materi Menarik Lainnya:

loading...



Back To Top