Inilah 10 Ciri Khusus Hewan dan Fungsinya Secara Lengkap

loading...
Beraneka ragam Allah SWT menciptakan hewan di muka bumi ini dengan berbagai ciri khasnya. Jutaan jenis hewan diciptakan memiliki keunikan masing-masing. Dari sekian banyak jenis hewan yang ada, mari kita bahas 10 jenis saja. Semoga bermanfaat.

1. Kelelawar


Kelelawar (foto: phantom0001.wordpress.com)

Ciri Khusus:

  1. Mencari makan pada waktu malam hari (nocturnal). kelelawar memiliki cakar di bagian atas sayapnya unntuk bergantung pada batuan di dalam gua pada siang hari dengan keadaan menggantung terbalik. 
  2. Tidur dengan posisi terbalik untuk memudahkan terbang
  3. Memiliki daya pendengaran yang tajam.
  4. Memiliki kemampuan ekolokasi yaitu menggunakan gelombang bunyi untuk mengetahui posisi mangsanya.
  5. Pada saat terbang kelelawar mengeluarkan bunyi berfrekuensi tinggi (ultrasonik) yang jika mengenai benda akan menimbulkan pantulan. Pantulan bunyi ini ditangkap oleh telinga kelelawar sehingga dapat mengetahui ukuran, jarak, dan arah benda pada waktu singkat.

2. Cicak

 

Cicak (foto: nifirasuga.blogspot.com)

Ciri Khusus:

  1. Pada telapak kakinya terdapat struktur lapisan yang bersifat lengket dan tampak seperti guratan-guratan yang berfungsi sebagai alat pelekat.
  2. Lidahnya yang panjang dapat digunakan untuk menangkap mangsanya (serangga) yang terbang
  3. Memutuskan ekornya untuk melindungi diri dari pemangsanya. Untuk mengelabui pemangsanya,

3. Bebek

 

Bebek (foto: ilmuhewan.com)

Ciri Khusus:

  1. Jari-jari kaki berselaput membuat bebek tidak terbenam saat mencari makan di lumpur
  2. Bentuk paruhnya yang tidak terlalu runcing memudahkan bebek mencari cacing di dalam lumpur.
  3. Memiliki paruh yang berbentuk pipih dan lebar untuk memudahkan mencari cacing di dalam lumpur.
  4. Bulu bebek selalu berminyak sehingga bebek tidak basah walaupun berendam lama di dalam

4. Katak

 

Katak (foto: global.liputan6.com)

Ciri Khusus:

  1. Hidup di lingkungan yang lembab agar kulitnya tidak mengalami kekeringan.
  2. Memiliki kemampuan untuk menyamarkan warna kulit menyerupai warna lingkungan sekitarnya. Kemampuan seperti ini disebut mimikri. Oleh karena itu, katak dapat mengelabui mangsa
  3. Memiliki lidah yang panjang dan lengket untuk menangkap mangsanya
  4. Umumnya berkulit halus, lembap, dengan kaki belakang yang panjang
  5. Siklus hidupnya dimulai dari telur yang menetas menjadi berudu atau kecebong yang bertubuh mirip ikan gendut, bernapas dengan insang dan selama beberapa lama hidup di air. Perlahan-lahan akan tumbuh kaki belakang, yang kemudian diikuti dengan tumbuhnya kaki depan, menghilangnya ekor dan bergantinya insang dengan paru-paru. Setelah masanya, berudu ini akan melompat ke darat sebagai katak kecil.
  6. Ada kantung suara yang terletak di sekitar leher katak jantan, yang akan menggembung besar manakala digunakan untuk memanggil betina pada musim kawin.
  7. Bagi katak, melakukan kamuflase (penyamaran) agar seolah tubuhnya beracun adalah trik untuk menghindar dari predator atau pemangsa. 
  8. Katak memiliki lidahnya yang panjang dan lengket, sehingga serangga yang mendekat dapat dengan cepat disambar dan tidak dapat berkutik lagi.

5. Ular

 

Ular (foto: jabar.tribunnews.com)

Ciri Khusus:

  1. Mempunyai zat beracun yang disebut bisa.
  2. memiliki susunan rahang yang melekat longgar dan tidak memiliki tulang dada. Hal ini menyebabkan tulang rusuknya dapat melewatkan mangsanya yang besar.
  3. Susunan rahangnya melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepala yang memungkinkan ular menelan mangsa yang lebih besar dari dirinya sendiri.
  4. Memiliki cairan pencerna yang mampu menghancurkan makanan.
  5. Pada beberapa jenis ular, ada yang membelit mangsanya dengan kuat sehingga mangsanya kehabisan nafas, dan dengan mudah sang ular dapat memakannya
  6. Ular tidak memiliki daun telinga dan gendang telinga, tidak mempunyai keistimewaan pada ketajaman indera mata maupun telinga
  7. Indera yang menjadi andalan ular adalah sisik pada perutnya, yang dapat menangkap getaran langkah manusia atau binatang lainnya
  8. Lubang yang terdapat antara mata dan mulut ular dapat berfungsi sebagai thermosensorik (sensor panas). Ular juga dapat mengetahui perubahan suhu karena kedatangan mahluk lainnya.

6. Unta

 

Unta (foto: britannica.com)

Ciri Khusus:

  1. Dapat meneguk air sekaligus banyak pada saat minum. Ini karena unta mempunyai punuk di punggungnya. Punuk berisi lemak tempat menyimpan cairan. Oleh karena itu, unta mampu melakukan perjalanan jauh dan lama tanpa makan dan minum. Lemak pada unta merupakan sumber energi. Punuk unta akan berkerut jika kehabisan lemak. Unta memiliki satu hingga dua punuk di punggungnya.
  2. Memiliki bulu mata yang panjang untuk melindungi mata dari pasir.
  3. Memiliki kaki yang tebal untuk dapat berjalan di padang pasir yang panas.
  4. Memiliki dua jari kaki yang bersatu untuk mencegah tenggelam di dalam pasir.
  5. Memiliki lubang hidung yang dapat tertutup untuk melindungi hidung saat terjadi badai pasir.

7. Burung Hantu

 

Burung hantu (foto: animalia-life.com)

Ciri Khusus:

  1. Memiliki penglihatan yang sangat peka.
  2. Burung hantu dapat melihat di kegelapan. Untuk menyerap cahaya yang ada, pupil pada matanya akan terbuka lebar. Selain itu, bola mata burung hantu mampu bergerak cepat untuk memusatkan benda di sekitarnya.
  3. Mata burung hantu terletak di bagian depan kepala. Untuk melihat ke belakang, kepala burung hantu dapat berputar dengan lentur. Burung hantu dapat terbang tanpa suara. Oleh karena memiliki bulu-bulu yang lembut. Burung hantu akan mengeluarkan teriakan-teriakan saat berburu.
  4. Memiliki pendengaran yang sangat peka karena memiliki telinga berukuran besar. Dengan pendengarannya ini, mereka mampu mendengar suara mangsa yang bergerak ketakutan karena mendengar teriakannya itu. Hewan yang menjadi mangsa burung hantu antara lain serangga, tikus, kadal, dan ikan.
  5. Mata dapat menyerap cahaya yang ada di malam hari, sehingga burung hantu dapat melihat walau cahaya sedikit.
  6. Ketika berburu burung hantu mengeluarkan suara sehingga membuat takut mangsanya. Gerakan mangsa yang ketakutan terdengar oleh burung hantu sehingga dapat menemukan letak mangsanya.
  7. Bulu sayap burung hantu sangat halus dan lembut sehingga burung hantu dapat terbang tanpa suara dan dapat menyambar mangsanya dengan diam-diam.

8. Gajah

 

Gajah (foto: Merdeka.com)

Ciri Khusus:

  1. Mempunyai daun telinga yang besar, serta kulit yang tebal dan berkerut. Daun telinga yang besar sering dikibas-kibaskan untuk mengusir hewan kecil yang mengganggunya. 
  2. Kulitnya yang berkerut berguna untuk memperluas permukaan tubuh, sehingga mudah menghilangkan panas tubuh.
  3. Bulu yang tumbuh pada tubuhnya pendek dan tipis, jadi gajah tidak kepanasan

9. Kangguru

 

Kangguru (foto: aceh.tribunnews.com)

Ciri Khusus:

  1. Mempunyai sepasang kaki yang lebih panjang dari sepasang lainnya, sepasang kaki yang panjang ini sangat kuat untuk melompat dan menendang hal ini berguna untuk menghindar dan mempertahankan diri dari mangsa.
  2. Mempunyai kantung di perut bagian luar yang berfungsi untuk melindungi anaknya yang masih bayi.

10. Kura-kura

Kura-kura (foto: hariprajitno.wordpress.com)

Ciri Khusus:

  1. Memiliki cangkang yang sangat keras dan kuat untuk melindungi diri. Di saat terancam oleh pemangsa. Kura-Kura akan memasukan kepalanya ke dalam cangkang, serta menarik kaki-kakinya yang ditumbuhi kuku yang sangan keras, sehingga musuh tidak dapat melukai nya. 
  2. Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung 
  3. Kura-kura tidak memiliki gigi. Akan tetapi perkerasan tulang di moncong kura-kura sanggup memotong apa saja yang menjadi makanannya