Metode Perhitungan Jumlah Leukosit

loading...

Metode Perhitungan Jumlah Leukosit


Menghitung sel-sel darah dari ketiga jenis sel darah leukosit, eritrosit, dan trombosit dihitung jumlahnya persatuan volume darah. Upaya itu biasanya dilakukan dengan menggunakan alat hitung elektronik. Pada dasarnya alat semacam itu yang lazimnya dipakai bersama alat pengencer otomatik memberi hasil yang sangat teliti dan tepat. 

Perlu ada upaya untuk menjamin tepatnya alat itu bekerja dalam satu program jaminan mutu (quality control). Cara-cara menghitung sel darah secara manual dengan memakai pipet dan kamar hitung tetap menjadi upaya dalam laboratorium. (Gandasoebrata, 2007).

Ada 2 metode untuk menghitung jumlah leukosit, yaitu:

1. Manual (bilik hitung)


Hitung jumlah leukosit cara manual, darah diencerkan dalam pipet leukosit, kemudian dimasukan dalam kamar hitung. Jumlah leukosit dihitung dengan menggunakan faktor konversi jumlah leukosit per μl darah. Larutan pengencer yang digunakan adalah larutan turk. Jika dalam darah tepi banyak sel darah merah berinti, maka sel-sel itu akan ikut diperhitungkan sebagai leukosit. Koreksi dapat dilakukan dengan memeriksa sediaan darah apus dengan cara menghitung jenis leukosit.

Bilik hitung
Bilik hitung sebagai salah satu metode untuk menghitung jumlah leukosit

Kesalahan yang dapat terjadi dalam menghitung jumlah leukosit metode manual diantaranya yaitu: jumlah darah yang dihisap ke dalam pipet tidak tepat, pengenceran dalam pipet salah, tidak mengocok pipet segera setelah mengambil larutan turk, tidak membuang beberapa tetes dari isi pipet sebelum mengisi kamar hitung (Gandasoebrata, 2007).

2. Otomatis


Hitung jumlah leukosit cara automatik, sampel yang digunakan sangat sedikit dan ada kemungkinan kesalahan dalam pengenceran dan sampling. Karena darah mengandung lebih sedikit leukosit dibanding eritrosit, pengencerannya lebih kecil dan volume sampel yang digunakan lebih besar. Hampir semua laboratorium besar menggunakan cara automatik untuk menghitung leukosit, baik dengan cara menghitung partikel secara elektronik maupun dengan prinsip pembauran cahaya, yang disebut dengan prinsip impedensi elektrik yaitu metode impedansi untuk penentuan WBC (White Blood Cell) (Mindray, 2006)

alat hitung leukosit otomatis
Salah satu contoh alat penghitung leukosit otomatis