Loading...

Langkah Pengamanan dan Tips Mewaspadai Paparan Logam Berat

Apa langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka pengamanan logam beracun?


Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  1. Mengendalikan pencemaran atau polusi industri
  2. Memastikan praktek pengelolaan limbah yang baik dan benar
  3. Mendorong penghapusan penggunaan timbal (Pb) dalam cat
  4. Memperlengkapi petugas di SPBU dengan alat pelindung diri yang sesuai untuk menghindari paparan timbal (Pb) dalam bensin.
  5. Mengurangi penggunaan rodentisida, pestisida dan herbisida yang mengandung logam beracun dan menggantinya dengan bahan lain yang lebih aman bagi manusia dan lingkungan
  6. Mengidentifikasi bahan kimia yang mengandung logam beracun yang digunakan dalam mainan dan pilihan pengganti yang aman bagi anak-anak

Langkah Pengamanan dan Tips Mewaspadai Paparan Logam Berat

TIPS untuk Mewaspadai Paparan Logam Berat


Berikut ini beberapa tips mewaspadai paparan logam berat:

  1. Batasi konsumsi makanan yang berasal dari perairan yang menjadi tempat pembuangan limbah.
  2. Jauhkan termometer merkuri dari jangkauan anak-anak
  3. Kurangi penggunaan bensin yang menggunakan TEL
  4.  Berhati-hati dalam menangani pecahan termometer
  5. Selalu mencuci tangan setelah bekerja atau sebelum makan

Glosari


  1. Bagian Persejuta (bpj) atau part per million (ppm) adalah cara untuk menyatakan konsentrasi suatu zat atau campuran dalam miligram per kilogram atau miligram per liter medium.
  2. Bahaya (hazard) adalah kapasitas yang melekat pada bahan atau campuran untuk menimbulkan efek merugikan terhadap kesehatan atau lingkungan pada kondisi paparan tertentu.
  3. Paparan (exposure) adalah suatu kondisi seseorang atau sekelompok orang yang berinteraksi atau kontak dengan agen risiko.
  4. Risiko (Risk) adalah probabilitas terjadinya efek merugikan akibat paparan suatu bahan kimia terhadap manusia atau lingkungan
  5. Senyawa adalah zat yang tersusun atas atom-atom dari dua atau lebih unsur yang terikat secara kimiawi dalam perbandingan yang tetap.

Sumber: Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya, BPOM RI, 2010. Jakarta
Loading...