Categories: Uncategorized

Jenis-Jenis Bakteri Agen Penyakit Pada Manusia

Loading...

Beberapa jenis bakteri dekatahui menjadi agen penyakit pada manusia. bakteri apa sajakah itu? Berikut ini Jenis-jenis bakteri agen penyakit yang biasa menyerang manusia:

1. Salmonella typhi

Berbentuk Batang, motil, tak berkapsul, tak berspora, Gram negatif
Penyakit: Demam typoid (tifus)
Patogenisitas: Demam enteric, gastroenteritis :masa inkubasi 10-14 hari
Gejala klinik: Sakit kepala, tidak nafsu makan, demam , limfa membesar, dan bintik merah jika ditekan.

2. Shigella dysentriae

Berbentuk Batang, non motil, tak berkapsul, Gram negatif
Penyakit: Disentri basiler; Disentri yang hebat–Peradangan usus: masa inkubasi 1-7 hari
Patogenisitas: Pengeluaran tinja cair mengandung darah dan lendir, rasa mulas,
Gejala klinik: Komplikasi arthritis, neuritis, parotitis, miokarditis.

3. Treponema pallidum

Berbentuk spiral 8-15 ulir, motil, Gram negatif.
Penyakit: Sifilis: pria atau wanita
Patogenisitas: Lesi pada kulit atau selaput lendir, masa inkubasi 10-90 hari
– Lesi primer: Kelenjar getah bening membengkak, terpisah, kenyak dan tak nyeri
– Lesi sekunder: ruam kulit menionjol, bercak berlender pada kulit dan kerongkongan
Gejala klinik: Sifilis tersier: kelainan kardiovaskuler

4. Diplococcus pneumonia

(Peneumococcus) diplokokkus (kokkus berpasangan), Gram positif, berkapsul
Penyakit: Radang paru (pneumonia)
Patogenisitas: Penumpukan cairan edema dari alveoli
Gejala klinik: Demam tidak tetap, batuk-batuk

Bakteri Diplococcus pneumonia (foto: visualphotos.com)

5. Mycobacterium tuberculosis

Batang lurus, agak bengkok, non motil, tak berspora, tidak berkapsul, Gram positif
Penyakit: TBC
Patogenisitas: Eksudasi: Reaksi peradangan, penggumpalan edema, leukosist dan monosit
Produktif: bersifat seluler dari turberkel meluas dan menyatu
Gejala klinik: Batuk-batuk, disertai dahak berdarah

6. Mycobacterium leprae

Batang lurus, langsing, Gram posistif
Penyakit: Lepra
Patogenisitas: Lepra tuberkuloid dan lepromatosa, Masa inkubasi:5-8 tahun
Gejala klinik: Bercak eritema dan benjolan pada muka, leher, anggota tubuh, tungkai

Loading...

7. Neisseria gonorrhoe

Kokkus berpasangan, lonjong, Gram negatif, tak berspora, non motil
Penyakit: Penyakit kelamin: gonorhoe pada pria dan wanita
Patogenisitas: Infeksi uretra, prostat, epididimis, vesika seminalis, Masa inkubasi:2-8 hari
Gejala klinik: Keluar cairan dari alat genital.

8. Vibrio cholearae

Bentuk seperti koma, Gram negatif, flagel tunggal, motil
Penyakit: Kolera Gastroenteritris
Patogenisitas: Peradangan usus: masa inkubasi 1-5 hari
Gejala klinik: Pengeluaran tinja cair seperti cucian beras mengandung gumpalan lendir, dehidrasi

9. Clostridium tetani

Batang, panjang langsing, Gram positif, motil, tak berkapsul, endospora terminalis,
Penyakit: Tetanus
Patogenisitas: Kelainan sistem syaraf, masa inkubasi : 2 hari – beberapa minggu
Gejala klinik: Kejang-kejang otot

10. Propionebacterium acne

Batang, Gram negatif
Penyakit: Jerawat
Patogenisitas: Infeksi jaringan kulit
Gejala klinik: Benjolan kecil pada muka

11. Staphylococcus aureus

Kokkus rangkaian spt buah anggur, Gram positif, berkapsul, tidak berspora, non motil
Penyakit: Paringitis
Patogenisitas: ISPA Infeksi saluran pernafasan faringitis, sinusitis, infeksi kulit, keracunan makanan
Gejala klinik: Demam, batuk, sakit kepala, mual, nyeri otot dan diare

12. Streptococcus mutans (Strep. Viridans)

Kokkus rangkaian spt rantai, Gram positif, tak berkapsul, tidak berspora, non motil
Penyakit: Plaque gigi
Patogenisitas: Infeksi mulut dan gigi
Gejala klinik: Sakit gigi, timbul paque gigi dan karies gigi

13. Bordetella pertusis

Basil pendek, lonjong, tak bespora, non-motil, berkapsul
Penyakit: Batuk rejan
Patogenisitas: Infeksi saluran nafas
Gejala klinik: Batuk-batuk yang menetap tanpa atau sedikit dahak

14. Haemophillus influenzae

Batang pendek, non motil, Gram negatif, tak bespora, pleomorfik
Penyakit: Faringitis
Patogenisitas: Infeksi saluran nafas: meningitis, laryngitis, epiglotitis, otitis media,arthritis,endokarditis perikarditis, bronkritis
Gejala klinik: Demam, batuk-batuk, seperti gejala flu-influensa

15. Corynebacterium diphtheriae

Batang kurus, langsing, non motil, tak berkapsul, tak berspora, Gram positif
Penyakit: Difteri
Patogenisitas: Infeksi rongga hidung, mulut, larings, telinga genitalia vulva, vagina
Gejala klinik: Peredaran darah epistaksis (mimisan), pendarahan konjungtiva.

admin

Hanya seorang pelajar biasa yang ingin berbagi ilmu biologi kepada masyarakat via Pintar Biologi

Recent Posts

Penyakit Imunodefisiensi Primer dan Sekunder; Perbedaan, Penyebab dan Contohnya

Imunodefisiensi; Penyakit dan Kelainan pada Sistem Imun Tubuh - Materi ini adalah kelanjutan dari materi…

1 hour ago

Autoimun; Penyakit dan Kelainan pada Sistem Imun Tubuh

Autoimun; Penyakit dan Kelainan pada Sistem Imun Tubuh - Penyakit autoimun adalah kelainan tubuh yang…

5 hours ago

Pengertian, Fungsi, Jenis Serta Hubungan Antigen dan Antibodi Pada Sistem Pertahanan Tubuh

Pengertian, Fungsi, Jenis Serta Hubungan Antigen dan Antibodi Pada Sistem Pertahanan Tubuh -  Pada kesempatan…

9 hours ago

Wujudkan Misi Menjadikan Kampus di Indonesia Sebagai Tempat Lahirkan Inovasi Untuk Bangsa

Kampus memiliki peran penting bagi masyarakat. Bukan hanya sebagai wadah menuntut ilmu bagi mahasiswanya, kampus…

13 hours ago

Kekebalan Adaptif; Inilah Penjelasan Lengkapnya

Kekebalan Adaptif; Inilah Penjelasan Lengkapnya - Melanjutkan postingan sebelumnya, Kekebalan Adaptif; Inilah Penjelasan Lengkapnya, sekarang…

17 hours ago

Jenis Kekebalan Tubuh Manusia, Spesifik dan Non Spesifik

Jenis Kekebalan Tubuh Manusia, Spesifik dan Non Spesifik - Tubuh mempunyai dua lapisan kekebalan, yaitu…

21 hours ago

This website uses cookies.