Hubungan Biologi dengan Ilmu Lainnya

Posted on
Loading...

Dalam perkembangannya biologi tidak dapat berdiri sendiri tetapi selalu
berhubungan dengan ilmu-ilmu lain baik ilmu pengetahuan alam maupun
ilmu pengetahuan sosial.

Hubungan antara Biologi dengan Matematika

Matematika sangat membantu dalam penelitian-penelitian biologi. Matematika diperlukan sebagai alat untuk menafsirkan basil penelitianpenelitian tersebut. Misalnya pada persilangan monohibrid (persilangan dengan atau sifat beda) antara kacang ercis berbunga merah dengan ercis berbunga putih, maka dengan bantuan matematika akhirnya Mendel memperoleh kesimpulan bahwa pada keturunan kedua diperoleh hasil perbandingan fenotip adalah kacang ercis berbunga merah dengan kacang ercis berbunga putih = 3:1. Yang dimaksud dengan perbandingan fenotip adalah perbandingan sifat yang tampak (dapat diamati) oleh mata.

Masih ingatkah Anda bagaimana, cara memperoleh angka-angka perbandingan tersebut?

Kalau Anda agak lupa, coba pelajari kembali buku Biologi SMA jilid 3. Selain diperlukan dalam penelitian bidang genetika, matematika juga diperlukan dalam penelitian cabang-cabang ilmu yang lain.

Hubungan antara Biologi dengan Fisika

Beberapa contoh hubungan antara biologi dengan fisika antara lain:

a. Proses penyerapan air dan zat hara yang terlarut di dalamnya yang dilakukan oleh akar tumbuh-tumbuhan berlangsung berdasarkan prinsip fisika yaitu prinsip difusi dan osmosis. Difusi merupakan proses penyebaran partikel-partikel dari larutan yang berkonsentrasi tinggi ke larutan yang berkonsentrasi lebih rendah tanpa adanya membran atau selaput pemisah.

Berdasarkan sifatnya kita dapat membedakan selaput pemisah menjadi tiga macam yaitu selaput permeabel, semi permeabel dan impermeabel. Selaput permeabel adalah selaput pemisah yang dapat dilewati oleh air dan zat-zat yang terlarut di dalamnya. Selaput semi permeabel adalah selaput pemisah yang hanya dapat dilewati oleh air dan zat-zat tertentu dan selaput impermeabel adalah selaput pemisah yang tak dapat dilewati oleh air dan zat-zat yang terlarut.

Untuk melihat proses difusi dapat Anda lakukan percobaan sederhana yaitu masukkan beberapa tetes tinta atau larutan berwarna ke dalam suatu tempat yang berisi air. Amatilah proses yang terjadi. Apabila difusi terjadi melalui membran pemisah maka proses tersebut dinamakan osmosis. Istilah ini berasal dari kata os = lubang dan movea = to move = pindah (Dwidjoseputro,1993).

Difusi dan Osmosis
Difusi dan Osmosis

b. Penggunaan kaca mata untuk membantu bagi manusia yang mengalami cacat mata yang sering dijumpai pada manusia antara lain:

1) Myop (mata dekat) merupakan cacat mata yang dapat disebabkan oleh lensa mata terlalu cembung atau bola mata terlalu panjang. Sehingga benda-benda yang dekat akan terlihat dengan jelas edangkan, benda-benda yang jauh akan terlihat kabur. Suatu benda akan terlihat dengan jelas jika bayangan benda tersebut jatuh pada retina tepatnya pada bintik kuning.

Apabila bayangan benda jatuh di depan atau di belakang retina maka benda tersebut tidak terlihat dengan jelas: Untuk membantu penderita mata myop diperlukan kaca mata yang berlensa cekung, karena lensa cekung dapat memperpanjang jatuhnya bayangan sehingga bayangan dapat tepat jatuh pada retina. Perhatikan gambar berikut ini.

mata myop

2) Hypermetrop (mata jauh), merupakan cacat mata yang dapat disebabkan oleh lensa mata terlalu pipih atau bola mata terlalu pendek. Benda-benda, yang dekat akan terlihat kabur karena bayangan jatuh di belakang retina sedangkan benda-benda yang jauh dapat terlihat dengan jelas. Penderita hypermetrop dapat dibantu dengan kaca mata yang berlensa cembung karena lensa cembung dapat memperpendek jatuhnya bayangan sehingga bayangan dapat jatuh tepat pada retina. Perhatikan gambar berikut ini.

Loading...
 Mata hypermetrop
Mata hypermetrop

3) Presbiop, merupakan cacat mata di mana lensa mata kehilangan elastisitasnya, karena bertambahnya usia seseorang sehingga lensa mata kurang dapat berakomodasi lagi. Cacat mata presbiop pada umumnya terdapat pada orang-orang yang sudah tua. Pada umumnya mereka dapat melihat jelas bila objeknya jauh sedangkan untuk melihat objek yang dekat perlu bantuan kaca mata dengan lensa cembung (Positif).

Hubungan antara Biologi dengan Kimia

Antara biologi dengan kimia terdapat hubungan yang sangat erat. Hal ini terbukti bahwa dalam tubuh kita terkandung berbagai unsur-unsur kimia. Berdasarkan penelitian tubuh manusia tersusun atas unsur-unsur sebagai berikut.

Susunan unsur-unsur kimia dalam tubuh manusia
Susunan unsur-unsur kimia dalam tubuh manusia

Unsur-unsur seperti karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O) merupakan unsur-unsur utama pembentuk materi dalam tubuh dan sangat diperlukan untuk menyusun senyawa-senyawa organik seperti karbohidrat, lemak dan protein. Karbohidrat dan lemak mempunyai fungsi utama sebagai penghasil energi sedangkan protein mempunyai fungsi utama sebagai pembangun sel-sel tubuh kita yang mati dan rusak.

Untuk menghasilkan energi maka karbohidrat atau lemak yang berasal dari makanan akan diubah menjadi glukosa. Selanjutnya glukosa akan mengalami proses pembakaran atau oksidasi. Hasil proses berupa CO2 dan H2O serta energi. Energi ini belum merupakan energi yang siap digunakan tetapi energi tersebut akan digunakan untuk menggabungkan Adenosin Di Fosfat (ADP) dengan fosfat (P) membentuk Adenosin Tri Pospat (ATP) yang merupakan senyawa berenergi sumber energi yang siap pakai untuk segala macam aktivitas tubuh dan sebagainya. Setelah ATP melepaskan energi aka ATP akan berubah kembali menjadi ADP dan P. Untuk lebih jelasnya perhatikanlah skema berikut ini.

Hubungan Biologi dengan Ekonomi

Hubungan antara biologi dengan ekonomi dapat terlihat dengan jelas di bidang pertanian. Untuk meningkatkan hasil pertanian kita telah mengenal dua kebijakan yang di jalankan pemerintah yaitu intensifikasi pertanian dan ekstensifikasi pertanian. Intensifikasi pertanian merupakan usaha untuk meningkatkan produksi pertanian dengan jalan mengoptimalkan penggunaan lahan pertanian yang ada, misalnya dengan pemupukan yang benar, penggunaan bibit unggul, irigasi yang teratur, penanaman lahan pertanian dengan sistem tumpang sari dan sebagainya.

Sedangkan ekstensifikasi pertanian merupakan usaha untuk meningkatkan hasil pertanian dengan jalan memperluas lahan pertanian. Usaha ini dilakukan terutama di daerah-daerah yang tanahnya masih luas seperti dilakukan daerah-daerah transmigrasi di luar Pulau Jawa.

Usaha pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian telah banyak dirasakan manfaatnya oleh para petani, misalnya masa panen yang dulu hanya dapat dilakukan 2 kali dalam setahun bahkan banyak yang hanya satu kali dalam setahun, sekarang telah dapat ditingkatkan menjadi tiga kali dalam setahun.

Dengan peningkatan hasil pertanian tersebut tentu saja kalau dipandang dari segi ekonomi, usaha tersebut telah dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi para petani. Bahkan sekarang pemerintah sudah mulai mengembangkan pertanian dengan menggunakan sistem hidroponik yang dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para petani.

Sistem hidroponik merupakan cara penanaman tanaman yang menggunakan medium selain tanah (misalnya pasir) yang telah diberi zat-zat makanan yang diperlukan tanaman. Coba carilah sendiri hubungan antara biologidengan ilmu-ilmu yang lain.

Loading...
Gravatar Image
Hanya seorang pelajar biasa yang ingin berbagi ilmu biologi kepada masyarakat via Pintar Biologi