Categories: Biologi Dasar

Langkah-Langkah Kerja Ilmiah

Loading...

Pendahuluan

PintarBiologi.com – Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki kemampuan berfikir paling cerdas dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Dengan kecerdasan tersebut manusia selalu berkeinginan untuk tahu dan tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah diketahuinya. Dengan demikian manusia akan selalu mengembangkan rasa keinginantahuan tersebut melalui pengetahuannya.

Sifat keingintahuan manusia dapat berkembang melalui tahapan sistematis yang telah ditentukan, yaitu melalui metode ilmiah. Metode ilmiah mengarah pada pola berfikir logis, analitis (menggunakan analisis), dan empiris (sesuai dengan kenyataan).

Kerja Ilmiah

Adanya sifat empiris inilah yang menyebabkan kebenaran itu bersifat objektif, artinya kebenaran melekat pada objek, siapa pun yang memandang objek itu pasti sama. Langkah yang ditempuh oleh para ahli biologi dalam memecahkan suatu masalah adalah langkah yang sesuai dengan metode ilmiah.

Langkah-langkah Kerja Ilmiah

Secara garis besar langkah tersebut terdiri atas: Perumusan masalah, penyusunan kerangka berfikir/landasan teori, perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan pengambilan kesimpulan.

Loading...

1. Perumusan masalah

Perumusan masalah dimulai dari ketertarikan manusia terhadap hal-hal tertentu yang menarik dan menjadi perhatiannya. Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan, sehingga masalah tersebut menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk pemecahannya.

2. Penyusunan kerangka berpikir

Dalam menyusun kerangka berpikir diperlukan kemauan untuk mempelajari laporan hasil penelitian orang lain, membaca referensi-referensi, observasi langsung pada lingkungan atau hasil wawancara dengan para ahli. Kerangka berfikir ini merupakan alasan yang menjelaskan keterkaitan antara berbagai faktor dengan objek dan jawaban terhadap suatu permasalahan. Kerangka berfikir disusun secara rasional berdasarkan penemuan-penemuan yang telah teruji kebenarannya.

3. Hipotesis

Hipotesis berfungsi sebagai jawaban sementara terhadap permasalahan yang timbul berdasarkan kesimpulan kerangka berpikir.

4. Pengujian hipotesis

Pengujian hipotesis dilakukan dengan eksperimen/percobaan. Data yang diperoleh dari melakukan percobaan kemudian dianalisis untuk membuktikan apakah terdapat fakta-fakta yang mendukung hipotesis.

5. Penarikan kesimpulan

Penarikan kesimpulan merupakan evaluasi terhadap sebuah hipotesis yang telah dirumuskan, apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak.

Demikian paparan Langkah-Langkah Kerja Ilmiah. Semoga bermanfaat.

Sumber: BSE Biologi SMA Kelas X, Subardi, dkk. Pusat Perbukuan Depdiknas, 2009.

admin

Hanya seorang pelajar biasa yang ingin berbagi ilmu biologi kepada masyarakat via Pintar Biologi

Recent Posts

Kolon dan Rektum; Fungsi dan Mekanisme Buang Air Besar Pada Manusia

Fungsi Kolon dan Rektum Fungsi utama dari kolon adalah menyerap air dan elektrolit dari kimus…

3 hours ago

Anatomi dan Histologi Kolon dan Rektum

Anatomi dan Histologi Kolon dan Rektum Usus besar memanjang dari ujung akhir dari ileum sampai…

7 hours ago

Macam Sendi Pada Manusia, Fungsi, Contoh, Kelainan dan Gambarnya

Pengertian Persendian Persendian ialah tempat perhubungan antara tulang-tulang atau antara tulang dengan tulang rawan. Secara…

11 hours ago

Apendisitis (Radang Usus Buntu): Definisi, Klasifikasi, Faktor Penyebab, Tanda, Gejala dan Pengobatannya

Pengertian/Definisi Apendisitis adalah peradangan akibat infeksi pada usus buntu atau umbai cacing (apendiks). Infeksi ini…

15 hours ago

Usus Buntu (Apendiks): Anatomi dan Fisiologinya

Anatomi Usus Buntu (Apendiks) Saluran pencernaan (traktus digestivus) pada dasarnya adalah suatu saluran (tabung) dengan…

19 hours ago

Histologi dan Fisiologi Pankreas

Histologi Pankreas a. Bagian Eksokrin Komponen eksokrin membentuk sebagian besar pankreas dan terdiri dari asini…

23 hours ago

This website uses cookies.