Categories: Reproduksi

Perkembangbiakan Vegetatif Alami Pada Tumbuhan

Loading...

Perkembangbiakan Vegetatif Alami Pada Tumbuhan – Pernahkah kalian melihat pohon pisang tumbuh membentuk rumpun atau kumpulan pohon pisang di sekitarnya? Atau mungkin kalian pernah memperhatikan tumbuhan cocor bebek yang memiliki tunas di ujung daunnya. Contoh-contoh di atas merupakan cara perkembangbiakan tumbuhan dengan cara vegetatif.

Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dikelompokkan menjadi perkembangbiakan vegetatif alami dan perkembangbiakan vegetatif buatan.

Perkembangbiakan Vegetatif Alami

Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan secara tidak kawin pada tumbuhan yang terjadi dengan sendirinya tanpa bantuan manusia. Macam-macam perkembangbiakan vegetatif alami, antara lain menggunakan umbi lapis, umbi batang, umbi akar,akar tinggal, geragih, tunas, tunas adventif.

1) Umbi batang

Coba kalian perhatikan umbi yang terdapat pada tanaman kentang! Kalian akan menemukan bakal-bakal

Kentang berkembang biak
dengan umbi batang

tunas yang nanti akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Kentang termasuk tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang.

Umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah dan ujungnya menggelembung menjadi umbi. Umbi batang tersebut sebenarnya merupakan cadangan makanan bagi tumbuhan itu. Pada permukaan umbi batang tumbuh sisik dan kuncup membentuk mata tunas.

2) Umbi lapis

Umbi lapis merupakan pelepah daun yang berlapis-lapis. Pada bagian atas umbi lapis tumbuh daun, sedangkan pada bagian bawah umbi lapis terdiri dari cakram dan akar serabut. Contoh tumbuhan yang

Umbi lapis

memiliki umbi lapis, antara lain bawang merah, bawang putih, bunga bakung, dan bunga tulip.

Perkembangbiakan umbi lapis dimulai dengan tumbuhnya siung pada tunas ketiak yang paling luar. Pada awal pertumbuhannya, siung mengambil makanan dari induknya. Jika siung itu telah berdaun dan berakar, siung itu dapat membuat makanannya sediri dengan melakukan fotosintesis.

3) Umbi akar

Umbi akar adalah akar yang membesar berisi cadangan makanan. Jika umbi ini ditanam bersama dengan pangkal batang maka akan tumbuh tunas. Tunas tersebut merupakan tumbuhan baru. Contoh tumbuhan yang memiliki umbi akar, antara lain dahlia, wortel, lobak, dan singkong.

Wortel berkembang biak dengan
umbi akar
Lengkuas – Akar tinggal

Pada singkong umbi akarnya tidak dapat untuk berkembang biak, karena tidak ada pangkal batangnya. Sedangkan umbi akar pada dahlia dan wortel dapat untuk berkembang biak karena ada tunas pada pangkal batangnya.

Loading...

4) Akar tinggal

Akar tinggal adalah batang yang seluruhnya berada dan tumbuh menjalar di permukaan tanah. Tunas  tumbuhan baru tumbuh dari ketiak sisik setiap buku akar tinggal. Contoh tumbuhan yang memiliki akar tinggal, antara lain kunyit, jahe, lengkuas, dan kencur.

5) Geragih

Geragih

Geragih atau stolon adalah batang yang tumbuh mendatar di permukaan tanah. Tumbuhan baru dimulai dengan kuncup ujung yang menyentuh tanah, kemudian membelok ke atas. Pada bagian yang menyentuh tanah akan tumbuh tunas yang berakar dan berdaun.

Tunas-tunas itu tumbuh menjalar dan tidak tergantung lagi pada induknya, tetapi masih tetap berhubungan. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara geragih adalah antanan, arbei, rumput teki, dan strowberi.

Tunas bambu

6) Tunas

Tunas tumbuh dari batang yang terdapat di dalam tanah. Tunas muda menjadi tumbuhan baru dan tumbuh di sekitar induknya sehingga terbentuklah rumpun. Tunas ini tidak tergantung pada induknya. Walaupun induknya ditebang, tunas ini akan tumbuh terus. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas, antara lain pisang, bambu, dan tebu.

7) Tunas adventif

Tunas Adventif

Perhatikan gambar di samping! Tumbuhan seperti tampak pada gambar di samping berkembang biak dengan tunas adventif. Tunas adventif adalah tunas yang tumbuh tidak di ujung batang dan ketiak daun. Tunas ini tumbuh di bagian tumbuhan yang biasanya tidak bertunas, seperti pada bagian daun dan akar. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas adventif adalah cocor bebek, sukun, cemara, dan kersen/talok.

(Referensi: BSE IPA Untuk SD/MI Kelas VI, Heri Sulistyanto, Edy Wiyono)

Sumber Gambar:
http://setianadie.wordpress.com
http://sayursayurku.wordpress.com
http://trazo212.wordpress.com
http://belajar.kemdiknas.go.id
http://jamu2an.wordpress.com

admin

Hanya seorang pelajar biasa yang ingin berbagi ilmu biologi kepada masyarakat via Pintar Biologi

Recent Posts

Pengertian, Sejarah, dan Ruang Lingkup Ekologi

A. Pengertian Ekologi Dalam kehidupan sehari-hari, terutama di daerah perdesaan, tentunyaAnda sering melihat petani sedang…

2 hours ago

Contoh Soal dan Jawaban: Mid Semester Genap IPA Kelas 5 SD

Contoh Soal dan Jawaban: Mid Semester IPA Kelas 5 SD Semester 2 MID SEMESTER ILMU…

6 hours ago

Jenis Interaksi Antar Organisme, Populasi dan Komunitas dalam Ekologi

Interaksi Antarkomponen dalam ekologi dapat berupa interaksi antarorganisme, antarpopulasi dan antarkomunitas. Berikut ini penjelasannya secara…

10 hours ago

Pembahasan Klasifikasi Jamur Dan Contohnya Secara Lengkap

Klasifikasi Jamur Jamur merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof, tipe sel: sel…

14 hours ago

Cara Mempelajari Genetika

Dalam mempelajari penurunan sifat dari induk kepada turunannya, terdapat beberapa cara, antara lain berikut ini.…

18 hours ago

Kolon dan Rektum; Fungsi dan Mekanisme Buang Air Besar Pada Manusia

Fungsi Kolon dan Rektum Fungsi utama dari kolon adalah menyerap air dan elektrolit dari kimus…

22 hours ago

This website uses cookies.